PDI Perjuangan Cilacap Gelar Donor Darah Dan Cek Kesehatan Gratis Warga Antusias

Cilacap, Tribun Tipikor

Kepedulian tidak cuma diucapkan, tapi ditunjukkan lewat aksi nyata. Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Cilacap menggelar kegiatan donor darah dan cek kesehatan gratis untuk warga, Rabu (10/06/2026) di gedung Kantor PDI Perjuangan Cilacap.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cilacap, Anggit Adi Juwita mengatakan, bahwa hari ini PDI Perjuangan di bulan Bung Karno di tahun 2026 melaksanakan dapur marhaen, cek kesehatan gratis, dan donor darah.

“Ini wujud konsistensi dari kami, melakukan dapur marhaen, dan makan siang bareng-bareng gratis, cek kesehatan gratis juga donor darah. Alhamdulillah, kegiatan kami 2 bulan berturut-turut setiap tanggal 10 mendapat apresiasi dari PMI dan ada puluhan kantong darah yang sudah bisa digunakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, mudah-mudahan kegiatan ini bisa kesinambungan konsisten dan bisa menjadi Pioneer untuk teman-teman yang memang akan melakukan kegiatan sosial ini berlaku tidak hanya untuk internal partai tapi untuk masyarakat umum khususnya PDI Perjuangan Kabupaten Cilacap.

“Bulan Juni ini sekitar 500 peserta yang sudah memdaftarkan diri, hingga jam 13.00 WIB saya absen sudah lebih dari 100 peserta. Masyarakat antusiasnya luar biasa, saya cukup senang, dan saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Cilacap yang sudah ikut berpartisipasi,” kata Anggit.

Ditambahkan, bahwa bulan Juni ini adalah bulan Bung Karno untuk kami Bapak bangsa. Kegiatan ini kita bekerjasama dengan Puskesmas Cilacap Tengah, Puskesmas Cilacap Selatan, serta teman-teman PMI untuk donor darah.

“Setiap bulan adanya kebutuhan kantong darah di RSUD Cilacap, sehingga kami berusaha untuk menjadi bagian daripada kebutuhan atau memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tandasnya.

PDI Perjuangan tidak memtarget kantong darah yang didapat, namun bulan kemarin mengirim 80 kantong darah untuk masyarakat Cilacap.

“Ini cara kami membangun chemistry dengan masyarakat. Dekat, mendengar, dan memberi manfaat langsung,” pungkas Anggit. ( Haryanti )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *