Landak, Kalbar-tribuntipikor.com
Ketua DPC MMBB Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terlaksananya Ritual Adat Balala “Pantang Nagari” yang dilaksanakan secara bersama-sama di tiga kabupaten di Kalimantan Barat, yaitu Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, dan Kabupaten Kubu Raya.Jumaat 5/6/2026
Dalam pernyataannya, Junghi Suhardi menyampaikan bahwa Ritual Adat Balala atau Pantang Nagari merupakan warisan budaya dan kearifan lokal masyarakat adat yang memiliki nilai luhur dalam menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Ritual Adat Balala ‘Pantang Nagari’ yang dilaksanakan di Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, dan Kabupaten Kubu Raya. Semoga kegiatan adat yang sakral ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ujar Junghi Suhardi.
Ia menambahkan bahwa pelestarian adat dan budaya merupakan tanggung jawab bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur yang telah dijaga secara turun-temurun. Menurutnya, Ritual Balala tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, kebersamaan, dan keharmonisan di tengah kehidupan masyarakat.
Sebagai Ketua DPC MMBB Kabupaten Landak, Junghi Suhardi berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Ritual Adat Balala dapat terus diwariskan kepada generasi muda sehingga budaya dan tradisi masyarakat adat tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
“Semoga semangat kebersamaan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap adat istiadat yang terkandung dalam Ritual Balala ‘Pantang Nagari’ senantiasa menjadi pedoman dalam membangun masyarakat yang harmonis, maju, dan berbudaya,” tutupnya.
(Sgt)





