DPD KAWALI Indonesia Lestari Kabupaten Kuningan Dukung Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Ajak Masyarakat Bergerak Nyata untuk Iklim

Kuningan- Tribun Tipikor.com

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Koalisi Kawali Indonesia Lestari (KAWALI) Kabupaten Kuningan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim” sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 09 Tahun 2026.

Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris DPD KAWALI Indonesia Lestari Kabupaten Kuningan, Rokhim Wahyono, yang menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi lingkungan saat ini, khususnya di daerah-daerah yang menghadapi tantangan perubahan iklim, kerusakan kawasan resapan air, pencemaran lingkungan, dan persoalan sampah.

Menurut Rokhim, peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif sekaligus mendorong aksi nyata masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami mendukung penuh tema nasional ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’. Ini bukan hanya slogan, tetapi panggilan bagi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Mulai dari pemerintah, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat harus mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Krisis Lingkungan Harus Dijawab dengan Aksi Nyata

Rokhim menjelaskan, Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa dunia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan utama atau Triple Planetary Crisis, yaitu perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi. Karena itu, diperlukan langkah konkret dan kolaboratif untuk mengatasinya.

Ia menilai Kabupaten Kuningan sebagai daerah yang memiliki kawasan hutan, sumber mata air, dan lahan pertanian produktif harus menjadi contoh dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.

“Jangan sampai pembangunan yang dilakukan justru mengorbankan fungsi ekologis lingkungan. Kuningan memiliki potensi besar sebagai daerah konservasi dan daerah penyangga kehidupan. Potensi ini harus dijaga bersama,” katanya.

Dukung Gerakan Indonesia ASRI

DPD KAWALI Kabupaten Kuningan juga mendukung pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026. Gerakan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Menurut Rokhim, gerakan tersebut sejalan dengan visi KAWALI yang selama ini aktif mendorong pengawasan lingkungan, edukasi masyarakat, serta penguatan partisipasi publik dalam menjaga sumber daya alam.

“Kami mengajak masyarakat untuk memulai dari hal-hal sederhana, seperti memilah sampah dari rumah, menjaga kebersihan lingkungan, menanam pohon, menghemat penggunaan air dan energi, serta mengawasi berbagai aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan,” ujarnya.

Soroti Pentingnya Pengelolaan Drainase dan Kawasan Resapan

Dalam konteks Kabupaten Kuningan, Rokhim juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kawasan resapan air, daerah aliran sungai, serta sistem drainase yang baik untuk mengurangi risiko banjir dan kekeringan.

Ia menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya melalui penanganan teknis jangka pendek, tetapi harus dibarengi dengan kebijakan perlindungan ruang terbuka hijau, pengendalian alih fungsi lahan, serta penegakan aturan lingkungan secara konsisten.

“Ketika hutan dan kawasan resapan air terjaga, maka risiko bencana dapat diminimalisir. Sebaliknya, jika lingkungan terus terdegradasi, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Rokhim berharap momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, komunitas lingkungan, dan masyarakat.

“KAWALI Kabupaten Kuningan siap berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mendukung program pelestarian lingkungan hidup. Menjaga bumi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama demi generasi yang akan datang,” tegasnya.

Berdasarkan Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2026, rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dilaksanakan mulai 5 hingga 30 Juni 2026 dengan berbagai agenda, antara lain kampanye publik, kerja bakti lingkungan, peluncuran Gerakan Nasional Indonesia ASRI, pameran teknologi lingkungan, serta berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif lainnya.

( andri hdw )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *