Kuningan | PI-NEWS.ONLINE.COM
Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan memperkuat upaya percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) melalui pelaksanaan program Active Case Finding (ACF) yang diintegrasikan dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan deteksi dini kasus TBC di tengah masyarakat.
Komitmen itu ditunjukkan saat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono,MARS. bersama Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr. H. Deni M, menerima kunjungan monitoring dari tim STPI Pusat terkait pelaksanaan program ACF STPI/FCSDS, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi implementasi program penemuan kasus aktif Tuberkulosis yang telah berjalan sejak April 2026 dan akan berlangsung hingga September 2026 di wilayah Kabupaten Kuningan.
Dalam keterangannya, dr. H.Edi Martono ,MARS menjelaskan bahwa program ACF terintegrasi dengan layanan CKG merupakan bentuk penguatan pelayanan kesehatan berbasis promotif dan preventif guna menekan angka penyebaran TBC.
“Deteksi dini menjadi kunci utama dalam pengendalian Tuberkulosis. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara lebih cepat, mudah, dan menyeluruh,” ujarnya.
Program tersebut dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan bersama jaringan Puskesmas dengan dukungan FCSDS yang didukung pemerintah Amerika Serikat.
Adapun pelaksanaan screening dilakukan melalui layanan mobil rontgen keliling dengan target pemeriksaan sebanyak 150 hingga 200 warga setiap hari. Langkah ini dinilai efektif untuk memperluas jangkauan deteksi dini kasus TBC langsung di lingkungan masyarakat.
Monitoring lapangan yang dilaksanakan FCSDS Jawa Barat pada 18–19 Mei 2026 difokuskan di wilayah kerja Puskesmas Japara dan Puskesmas Cipicung guna memastikan program berjalan optimal, tepat sasaran, serta mampu memperkuat layanan kesehatan primer.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan berharap upaya percepatan eliminasi TBC dapat berjalan lebih efektif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.
| 4nd121|





