Kuningan|Tribun Tipikor.com
Komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan kembali ditunjukkan melalui progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di wilayah Kodim 0615/Kuningan. Hingga Kamis (30/4/2026), proyek yang berlokasi di Dusun Ciseureuh, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciwaru ini terus menunjukkan perkembangan signifikan meski masih berada pada tahap awal konstruksi.
Jembatan yang membentang di atas Sungai Citaal tersebut dirancang memiliki panjang 85 meter dengan lebar 1,2 meter serta kapasitas tonase mencapai 4,2 ton. Infrastruktur ini menjadi jalur vital yang akan menghubungkan tiga dusun, yakni Ciseureuh, Kahuripan II, dan Gagambiran, dengan total penerima manfaat mencapai 240 jiwa atau sekitar 80 kepala keluarga.
Secara teknis, kondisi sungai dengan lebar 70 meter dan fluktuasi tinggi air yang dapat mencapai hingga 5 meter saat banjir menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan. Namun demikian, seluruh kebutuhan material utama telah terpenuhi 100 persen, mencakup baja konstruksi, agregat, hingga bahan pendukung lainnya, sehingga mendukung kelancaran tahapan pekerjaan berikutnya.
Saat ini, progres fisik pembangunan tercatat mencapai 20 persen. Sejumlah pekerjaan utama tengah berlangsung, di antaranya pemasangan gelagar baja, pembangunan area putar kendaraan material, serta pemasangan pembatas jembatan yang masing-masing telah mencapai 10 persen. Sementara itu, pekerjaan lantai beton jembatan menunjukkan perkembangan cukup signifikan pada tahap pembesian yang telah mencapai 90 persen.
Pembangunan ini melibatkan sinergi antara personel TNI sebanyak 8 orang bersama 12 warga setempat. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Kondisi cuaca yang relatif bersahabat sepanjang hari, mulai dari pagi hingga siang yang cerah dan sore yang mendung, turut mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Selain itu, situasi keamanan di lokasi pembangunan dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.
Keberadaan jembatan ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan akses terhadap layanan dasar bagi warga di wilayah tersebut. TNI melalui Kodim 0615/Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan hingga selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
| andri hdw |





