Kota Bandung Tribun Tipikorcom bukti nyata kepiawaian kepsek SMPN 7 beserta jajaran pendidik tanggung jawab dalam pengajaran terhadap siswa siswinya,
tercermin dari tata kelola sekolah yang terarah, pembelajaran bermutu, serta pembinaan karakter yang konsisten sepanjang tahun 2026.
Sesuai Permendikbudristek No. 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, Kepsek SMPN 7 Kota Bandung menjalankan peran manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan. Program kerja sekolah disusun berbasis data rapor pendidikan dan kebutuhan riil siswa.
Pada aspek pembelajaran, jajaran pendidik SMPN 7 menerapkan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan berdiferensiasi. Guru merancang modul ajar yang mengaitkan materi dengan konteks Kota Bandung dan isu kebangsaan. Siswa didorong aktif melalui diskusi, projek kolaboratif, dan asesmen formatif yang membangun nalar kritis.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila menjadi arah pembinaan karakter. Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema kebhinekaan, demokrasi, dan gaya hidup berkelanjutan, siswa SMPN 7 belajar menjadi warga negara yang beriman, bernalar kritis, kreatif, gotong royong, mandiri, dan berkebinekaan global.
Prestasi akademik dan non-akademik terus ditorehkan. Tahun 2026, siswa-siswi SMPN 7 Kota Bandung meraih capaian di Olimpiade Sains Nasional tingkat kota, Festival Lomba Seni Siswa Nasional, lomba literasi, serta kompetisi olahraga pelajar. Ekstrakurikuler KIR, Pramuka, PMR, basket, futsal, dan seni tari dibina secara terstruktur oleh guru pembina.
Kualitas guru dijaga melalui komunitas belajar dan supervisi akademik yang membina. Di bawah arahan Kepsek, para pendidik SMPN 7 rutin melakukan refleksi pembelajaran, lesson study, dan berbagi praktik baik. Pelatihan dari BPMP Jawa Barat dan komunitas guru penggerak diikuti untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional.
Literasi, numerasi, dan literasi digital menjadi program unggulan. Gerakan literasi sekolah diperkuat dengan pojok baca, kelas menulis, dan klub jurnalistik. Numerasi dilatih lewat pembelajaran kontekstual dan projek sederhana. Literasi digital diarahkan agar siswa cakap teknologi namun tetap bijak dan beretika di ruang daring.
Kemitraan dengan orang tua dan masyarakat dijalankan aktif. Komite sekolah SMPN 7 terlibat dalam perencanaan program, pengawasan mutu, dan dukungan sarana. Kelas inspirasi menghadirkan alumni serta praktisi untuk memotivasi siswa. Kegiatan bakti sosial dan peduli lingkungan melatih empati dan tanggung jawab sosial.
Lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif menjadi perhatian utama. SMPN 7 memastikan ruang kelas kondusif, laboratorium IPA berfungsi, perpustakaan representatif, UKS siaga, serta kantin sehat. Program Sekolah Ramah Anak dan pencegahan perundungan dijalankan dengan tim satuan tugas yang responsif.
Digitalisasi layanan pendidikan dimaksimalkan untuk efisiensi dan transparansi. E-learning, e-rapor, presensi digital, serta kanal komunikasi resmi dengan wali murid membuat informasi akademik tersampaikan cepat. Infrastruktur TIK dimanfaatkan untuk pembelajaran coding dasar, desain, dan pemanfaatan platform edukatif.
Dengan pelaksanaan tufoksi yang baik dari Kepsek dan jajaran pendidik, SMPN 7 Kota Bandung berhasil mencetak lulusan yang berkarakter, cerdas, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Inilah wujud nyata pengabdian untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berintegritas.
Budi Haryanto SE Wapemred





