Kepala Sekolah SMKN 6 Kota Bandung beserta seluruh jajaran pendidik telah melaksanakan tugas dan fungsi (tufoksi) dengan baik.

Kota Bandung Tribun Tipikorcom komitmen kuat dalam pengelolaan sekolah, penguatan pembelajaran, dan pembinaan siswa membuat banyak prestasi lahir dari SMKN 6 pada tahun 2026.

Sesuai Permendikbud No. 6 Tahun 2018, Kepala SMKN 6 Kota Bandung menjalankan peran manajerial, pengembangan kewirausahaan sekolah, dan supervisi akademik secara konsisten. Perencanaan program kerja, pengelolaan anggaran, serta evaluasi kinerja guru dan tendik dilakukan transparan dan terukur.

Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, SMKN 6 Kota Bandung mengedepankan pembelajaran berbasis projek dan teaching factory. Jajaran guru produktif menyusun modul ajar yang diselaraskan dengan standar industri. Siswa dilibatkan langsung dalam produksi barang dan jasa melalui unit produksi sekolah.

Pembinaan kompetensi guru menjadi prioritas. Di bawah arahan Kepsek, para pendidik SMKN 6 rutin mengikuti upskilling dan reskilling di industri mitra, sertifikasi keahlian, serta komunitas belajar. Hasil supervisi akademik dijadikan bahan pembinaan, bukan sekadar penilaian administratif.

Kerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDIKA) terus diperluas. Tahun 2026, SMKN 6 Kota Bandung menjalin kemitraan dengan perusahaan bidang teknik, teknologi informasi, desain, dan industri kreatif. Bentuknya berupa kelas industri, guru tamu, sinkronisasi kurikulum, PKL terstruktur, hingga rekrutmen lulusan.

Prestasi siswa SMKN 6 Kota Bandung menjadi bukti nyata pelaksanaan tufoksi yang optimal. Siswa-siswinya berhasil meraih juara pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Kota Bandung dan Jawa Barat untuk bidang keahlian Teknik Komputer Jaringan, Desain Komunikasi Visual, Animasi, dan Teknik Elektronika. Beberapa tim juga lolos ke tingkat nasional.

Program penguatan karakter dan budaya kerja industri ditanamkan sejak kelas X. Melalui pembiasaan apel pagi, penerapan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), dan penilaian sikap kerja di bengkel, lulusan SMKN 6 dikenal disiplin, teliti, dan siap masuk dunia kerja.

Inovasi pembelajaran terus didorong oleh jajaran pendidik. SMKN 6 mengembangkan laboratorium praktik berbasis teknologi, pemanfaatan LMS untuk blended learning, serta projek kolaborasi lintas jurusan. Siswa didorong menghasilkan karya yang solutif dan memiliki nilai jual.

Pada aspek kewirausahaan, unit produksi dan business center SMKN 6 aktif beroperasi. Produk karya siswa di bidang desain, multimedia, dan IT sudah digunakan oleh UMKM dan instansi mitra. Program “SMK Pencetak Wirausaha” berjalan nyata karena siswa dibimbing membuat business plan hingga pemasaran digital.

Dengan kepemimpinan Kepsek yang visioner dan jajaran pendidik yang solid, SMKN 6 Kota Bandung berhasil menjaga mutu lulusan. Tingkat keterserapan kerja dan yang melanjutkan ke politeknik serta wirausaha terus meningkat setiap tahun.

Pelaksanaan tufoksi yang baik dari Kepsek SMKN 6 Kota Bandung beserta jajarannya tidak hanya menghasilkan piala dan piagam. Lebih dari itu, mereka membentuk generasi vokasi yang kompeten, berakhlak, dan siap berkontribusi untuk kemajuan Kota Bandung dan Jawa Barat.

Budi Haryanto SE Wapemred

Pos terkait