Kota Bandung Tribun Tipikorcom Sebagai lembaga yang menghimpun para ulama, zuama, dan cendekiawan muslim, MUI Kota Bandung konsisten menjadi pengayom umat dan mitra strategis pemerintah.
Sesuai dengan Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga MUI, tugas utama MUI Kota Bandung meliputi: memberikan bimbingan dan tuntunan kepada umat Islam, mengeluarkan fatwa untuk masalah keagamaan, serta menjadi jembatan antara ulama dan umara. Amanah ini dijalankan dengan prinsip wasathiyah, yaitu Islam yang moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin.
Pada tahun 2026, MUI Kota Bandung aktif memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah. Melalui forum silaturahmi antar ormas Islam, dialog lintas agama, dan komunikasi intensif dengan Pemkot Bandung, suasana Kota Bandung tetap kondusif dan harmonis di tengah keberagaman.
Di bidang fatwa dan hukum Islam, Komisi Fatwa MUI Kota Bandung bekerja cermat dalam menjawab pertanyaan umat. Setiap fatwa disusun melalui kajian mendalam dengan merujuk pada Al-Qur’an, Sunnah, ijma, dan qiyas, serta mempertimbangkan konteks sosial Kota Bandung. Hasilnya menjadi pedoman praktis bagi masyarakat.
MUI Kota Bandung juga serius dalam pembinaan umat. Program pengkaderan ulama muda, pelatihan mubaligh, sertifikasi dai, dan pembinaan nazhir wakaf terus berjalan. Jajaran pengurus turun langsung ke masjid, pesantren, dan majelis taklim untuk memastikan dakwah berjalan sejuk dan mencerdaskan.
Untuk isu halal, MUI Kota Bandung bersinergi dengan BPJPH dan LPH dalam sosialisasi serta pendampingan sertifikasi halal UMKM. Ribuan pelaku usaha kuliner dan produk makanan di Kota Bandung terbantu prosesnya. Ini sejalan dengan amanah MUI menjaga kemaslahatan umat dari aspek konsumsi.
Dalam merespons persoalan sosial, MUI Kota Bandung hadir memberikan solusi. Mulai dari penanganan stunting, edukasi bahaya narkoba, literasi keuangan syariah, hingga penanggulangan bencana, MUI menggandeng Baznas, LAZ, ormas, dan Pemkot Bandung agar gerakan lebih berdampak luas.
Dakwah digital juga menjadi perhatian. Tahun 2026, MUI Kota Bandung mengoptimalkan media sosial, podcast, dan kajian online untuk menjangkau generasi muda. Konten yang disajikan ilmiah, santun, dan jauh dari ujaran kebencian. Ini menjadi penyeimbang di tengah derasnya informasi keagamaan di internet.
Aspek pendidikan menjadi prioritas melalui Komisi Pendidikan dan Kaderisasi. MUI Kota Bandung membina TPQ, madrasah diniyah, dan pesantren agar kurikulumnya seimbang antara ilmu agama dan ilmu umum. Tujuannya melahirkan generasi muslim yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
Dengan kepemimpinan yang amanah, jajaran yang solid, dan program kerja yang menyentuh kebutuhan umat, Ketua MUI Kota Bandung beserta jajarannya layak diapresiasi. Kinerja baik ini menjaga marwah ulama sekaligus memastikan Islam hadir sebagai solusi bagi pembangunan Kota Bandung yang religius, maju, dan harmonis.
Budi Haryanto SE Wapemred





