Penemuan Mayat Pria Tergantung di Buer, Diduga Sudah Meninggal 3 Hari

Sumbawa Besar NTB
tribuntipikor .Com —
Warga Desa Tarusa, Kecamatan Buer, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi tergantung di dalam rumah, Rabu (08/04/2026) sekitar pukul 12.30 WITA.

Korban diketahui bernama Amiruddin (35), seorang pekerja swasta asal Desa Baru, Kecamatan Alas. Ia ditemukan tak bernyawa di rumah orang tuanya yang berlokasi di Dusun Kramat, RT 03 RW 05, Desa Tarusa.

Korban ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan tali nilon berwarna biru yang terikat pada kayu plafon rumah.

Kronologi Penemuan
Peristiwa ini bermula ketika saksi Ragiel Fauzi (35) didatangi oleh Kamaruddin (56), ayah korban, sekitar pukul 12.20 WITA. Kamaruddin mengaku khawatir karena anaknya sudah beberapa hari tidak terlihat dan sebelumnya menunjukkan perilaku tidak stabil.

Karena merasa takut masuk sendiri ke dalam rumah, Kamaruddin kemudian mengajak Ragiel Fauzi untuk bersama-sama memeriksa kondisi korban.

Usai melaksanakan salat Dzuhur, keduanya masuk ke dalam rumah. Betapa terkejutnya mereka saat menemukan Amiruddin telah dalam kondisi tergantung dan tidak bernyawa.

Respon cepat Kapolsek Buer Iptu. Totok Arisuwondo ,SH. menerima laporan langsung bergerak cepat bersama anggota
Mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP)
Melakukan olah TKP
Berkoordinasi dengan Polres Sumbawa
Membuat berita acara
Menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga
Pihak keluarga korban menyatakan menerima dan mengikhlaskan kejadian tersebut, serta menolak dilakukan autopsi.

Fakta Tambahan
Informasi dari pihak medis menyebutkan, korban sebelumnya sempat berobat terkait kondisi kejiwaan di Puskesmas Alas pada Sabtu (04/04/2026).

Selain itu, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 2 hingga 3 hari sebelum ditemukan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental serta kepedulian terhadap anggota keluarga yang menunjukkan perubahan perilaku.

Pihak kepolisian hingga kini tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain di lokasi kejadian.

(.Irwanto )

Pos terkait