Majalengka-Tribun tipikor.com
Menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur bebas hambatan pada momen libur Idulfitri 1447 H, jajaran Polres Majalengka melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026 terus melakukan pengawasan melekat di titik-titik strategis. Pada Minggu malam (22/3/2026), personel Sat Samapta Polres Majalengka melaksanakan pemantauan intensif terhadap pergerakan arus kendaraan di KM 152 Jalur A Tol Cipali.
Kegiatan pemantauan yang dimulai pukul 21.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kaurbin Ops Sat Samapta Ipda Wawan Kartiwan, S.H., dengan melibatkan sejumlah anggota Sat Samapta Polres Majalengka. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas keamanan dan kelancaran arus mudik di titik pertemuan (junction) yang menghubungkan jalur tol utama dengan Tol Cisumdawu, yang kerap mengalami peningkatan volume kendaraan pada jam-jam tertentu.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui PLH Kasat Samapta Iptu Dedi Sutikno, S.H., menjelaskan bahwa patroli di KM 152 Jalur A pada malam hari merupakan bagian dari upaya Polri dalam meminimalisir potensi kendala lalu lintas. Petugas di lapangan bersiaga penuh untuk memantau ritme kendaraan yang melintas guna mengantisipasi penumpukan arus serta memberikan respon cepat jika ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kendala teknis pengendara di badan jalan tol.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, personel Sat Samapta menyisir rute di sekitar KM 152 untuk memastikan tidak ada kendaraan yang berhenti di bahu jalan tanpa keadaan darurat, yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Pengawasan ini dilakukan secara berkelanjutan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih dalam perjalanan merayakan hari kemenangan bersama keluarga.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa Polres Majalengka akan terus menyiagakan personelnya selama 24 jam di sepanjang jalur tol wilayah hukum Polres Majalengka. Sinergi dan kesiapsiagaan di lapangan menjadi prioritas utama demi mewujudkan mudik yang aman, lancar, dan terkendali hingga berakhirnya masa Operasi Ketupat Lodaya 2026.
(Indra jaya)





