Di Bawah Kepemimpinan Edi Martono, Kuningan Sabet Dua Penghargaan Nasional Pemetaan Risiko Penyakit Infeksi Emerging

Kuningan|Tribun TIPIKOR.com

Kepemimpinan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, berbuah manis. Instansi yang dipimpinnya berhasil menyabet dua penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atas capaian Pemetaan Risiko Penyakit Infeksi Emerging (PIE) Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diberikan karena Kabupaten Kuningan dinilai berhasil memenuhi kelengkapan dokumen rekomendasi pemetaan risiko hingga 100 persen serta meraih predikat sebagai kabupaten/kota dengan capaian pemetaan risiko PIE terbaik secara nasional.

Dr. Edi Martono menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja terstruktur yang ia dorong sejak awal, dengan memperkuat sistem surveilans, meningkatkan kapasitas analisis risiko, serta memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal.

“Pemetaan risiko bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi fondasi penting dalam membangun sistem kewaspadaan dini terhadap ancaman penyakit infeksi emerging,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan, penyakit infeksi emerging memiliki karakteristik kemunculan yang cepat dan berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa. Beberapa contoh penyakit yang masuk kategori tersebut antara lain Middle East Respiratory Syndrome (MERS), COVID-19, polio, dan difteri. Karena itu, deteksi dini dan perencanaan respons menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Di bawah arahannya, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan melakukan identifikasi wilayah rentan, pemetaan faktor risiko, serta evaluasi kapasitas respons fasilitas pelayanan kesehatan secara komprehensif. Data yang dihimpun kemudian dijadikan dasar dalam penyusunan kebijakan dan strategi intervensi kesehatan daerah.

Menurut dr. Edi, capaian ini juga mencerminkan soliditas tim serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Ia memastikan, penghargaan tersebut akan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penguatan sistem kesehatan daerah.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Dinas Kesehatan. Ia menilai kepemimpinan Kepala Dinas Kesehatan mampu mendorong terciptanya sistem surveilans yang lebih adaptif dan responsif terhadap ancaman penyakit menular baru.

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Kuningan diharapkan semakin siap menghadapi berbagai potensi risiko kesehatan di masa mendatang sekaligus menjadi rujukan praktik baik dalam penguatan sistem kewaspadaan dini di tingkat nasional.

| andri hdw |

Pos terkait