Garut, Tribun tipikor.
Sebagai perwujudan Program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani sesuai amanah Instruksi Presiden Nomor 2 Tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, Serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan. Balai Besar Wilayah Sungai Citarum melaksanakan Pekerjaan Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Tahap III, salah satunya berlokasi di Daerah Irigasi (D.I.) Camanuk, D. I Cipeujeuh, D. I Baranangsiang, D. I Cubitutan Utara, D. I Leuwibitung, D. I Cikuray, D. I Leuwibitug dan D. I Cirompang di Kabupaten Garut.
Pemantauwan media ini Lokasi pekerjaan di D.I. Cibuyutan Utara Desa Sukarame Kecamatan Leles, Pekerjaan dikerjakan sesuai dengan waktu dan spesifikasi yang ditentukan pemerintah.
Sebelumnya saluran dan tanggul yang tidak layak mengantarkan air ke lahan pertanian. Kondisi saluran dan tanggul yang sebelumnya memorihatinkan ditingkatkan menjadi saluran dan tanggul (Channel lining) dengan pasangan batu agar lebih kuat dan tahan terhadap aliran air. Melalui peningkatan tersebut, seluruh material yang digunakan merupakan material baru, dan tidak terdapat penggunaan batu ulang (reuse).
Pekerjaan ini merupakan pekerjaan kontraktual yang dilaksanakan oleh PT. Hutama Karya ( Persero) dengan konsultan pengawas PT Agrinas Pangan Nusantara, hingga Januari telah selesai dikerjakan.
” Kami sangat berterimakasih ke Pemerintah Pusat, dengan pembangunan saluran ini, air jadi lancar ke persawahan kami, harapan kami agar secepatnya dilanjutkan lagi, agar semua para petani di ujung dapat menikamatinya” Sahut petani.
๐ง๐ฒ๐ฎ๐บ.




