Sejumlah Kecamatan di Landak Terdampak Banjir, Kepala Dinas BPBD Kab.Landak Stefanus Suseno Caroko Hadi,ST Imbau Warga Tetap Waspada dan Jaga Kesehatan

Landak, Kalbar – tribuntipikor.com

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi banjir yang melanda sejumlah kecamatan dalam beberapa hari terakhir. Hal tersebut dilakukan sesuai arahan Bupati Landak agar BPBD terus memantau, melaporkan perkembangan banjir, serta membangun komunikasi dan koordinasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir yang lebih besar.

Kepala Dinas BPBD Kabupaten Landak, Stefanus Suseno Caroko Hadi, ST, mengatakan bahwa saat ini tim BPBD telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan perkembangan debit air dan kondisi masyarakat terdampak, Sabtu (10/1/2026).

Pemantauan dilakukan di Kecamatan Air Besar, Mempawah Hulu, Menjalin, Menyuke, Meranti, Kuala Behe, dan Jelimpo, serta dilakukan koordinasi langsung dengan para camat dan pemerintah desa setempat. Dari hasil pemantauan, beberapa desa di Kecamatan Air Besar dilaporkan sudah mulai surut. Namun, debit air di wilayah Serimbu dan Sepangah justru mengalami kenaikan dan terus dipantau secara ketat.

“Untuk wilayah Karangan, kondisi air saat ini dilaporkan sudah surut. Saat ini tim BPBD masih melakukan pemantauan lanjutan di Kecamatan Menjalin guna mengantisipasi peningkatan debit air secara tiba-tiba,” ujar Suseno.

Sementara itu, perkembangan terbaru juga dilaporkan dari Kecamatan Menyuke, khususnya di Dusun Pemantas dan Desa Teluk Batu, di mana debit air berangsur naik. Pemantauan dilakukan bersama staf kecamatan dan Kepala Desa Darit guna memastikan kesiapsiagaan serta keselamatan warga.

“Di Desa Darit, debit air juga dilaporkan mulai naik. Tim kami tetap bersiaga di lapangan untuk memantau kondisi dan siap melakukan langkah penanganan apabila terjadi peningkatan yang signifikan,” tambahnya.

Selain itu, Kecamatan Meranti dan Kuala Behe juga dilaporkan terdapat beberapa desa yang terdampak banjir.

Kepala Dinas BPBD Kabupaten Landak mengimbau masyarakat terdampak agar tetap menjaga kesehatan, terutama dengan memperhatikan kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan air banjir yang kotor, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan.

BPBD juga mengingatkan masyarakat di Kecamatan Ngabang, khususnya wilayah yang tidak berada di dataran rendah maupun di bantaran Sungai Landak, agar tetap waspada terhadap potensi banjir kiriman dari wilayah hulu, mengingat curah hujan yang masih tinggi di Kabupaten Landak dan sekitarnya.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak lengah. Meskipun tidak berada di daerah rawan langsung, potensi banjir kiriman tetap ada. Ikuti informasi resmi dari pemerintah dan segera melapor jika terjadi kenaikan air yang membahayakan,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Landak memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkelanjutan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait demi keselamatan masyarakat. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh warga untuk saling membantu dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Landak, 10 Januari 2026
Ditulis: Sungut.m/m.tt

Pos terkait