KUNINGAN|Tribun TIPIKOR.com
Aparat gabungan berhasil menggagalkan upaya pengangkutan kayu hasil pembalakan liar di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sebuah truk yang mengangkut puluhan batang kayu jenis sonokeling ditemukan di Blok Panjaroma, Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Rabu(7/1/2026) dini hari.
Operasi tersebut bermula dari patroli rutin yang dilakukan Polisi Hutan (Polhut) TNGC bersama Babinsa Koramil 1514/Pancalang sejak Rabu (7/1/2026) siang. Petugas mencurigai pergerakan sebuah kendaraan truk di sekitar Blok Cileutik, Desa Singkup, yang kemudian dilakukan pemantauan intensif hingga malam hari.
Setelah dilakukan penyisiran ke arah kawasan hutan sejauh kurang lebih dua kilometer, kendaraan tersebut berhasil ditemukan sekitar pukul 00.20 WIB. Saat aparat mendekat, sopir dan sejumlah pelaku yang diduga terlibat langsung melarikan diri memanfaatkan kondisi gelapnya malam, sehingga tidak sempat diamankan.
Dalam operasi itu, aparat menemukan satu unit truk bernomor polisi AA 8249 IF dengan muatan sekitar 20 batang kayu sonokeling berukuran rata-rata satu meter. Kayu tersebut diduga kuat berasal dari kawasan hutan konservasi TNGC.
Kegiatan pengamanan melibatkan satu personel TNI dari Koramil 1514/Pancalang dan sembilan anggota Polhut TNGC di bawah pimpinan Kepala Resort TNGC, Hamdan. Tim dilengkapi dengan perlengkapan pengamanan standar, termasuk senjata api stayer dan perangkat pemantau berupa drone thermal.
Babinsa Koramil 1514/Pancalang, Sertu Joko, mengatakan barang bukti saat ini masih berada di lokasi penemuan. “Evakuasi belum dapat dilakukan karena keterbatasan personel serta pertimbangan keamanan mengingat kondisi malam hari,” ujarnya.
Pihak TNGC menegaskan bahwa kasus tersebut akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Aparat gabungan juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan rawan guna menekan praktik pembalakan liar yang mengancam kelestarian hutan konservasi nasional.
| andri hdw |





