Modal utama PDKB dalam berorganisasi, yakni Kerukunan, Kekompakan serta Kejujuran dan Keterbukaan sehingga bisa sukses.
Bojonegoro Jatim, tribuntipikor.com // Dengan tujuan untuk lebih mempererat tali silaturahmi antar anggota, Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro(PDKB) Jawa Timur, pada Minggu, 4 Januari 2026, rutin menggelar acara rapat dua bulanan dengan system anjang sana’.
Rapat bertempat di rumah ibu Supartimah salah satu pengurus PDKB yang berada di Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, berjalan dengan sukses dan lancar.
Kegiatan tersebut aktif dilaksanakan oleh Ketua PDKB beserta jajaran pengurus dan anggota sejak tahun 2014 sampai sekarang.
Seperti yang sudah, anggaran dana kegiatan rapat rutin dibebankan pada tuan rumah dan anggota PDKB yang ikut hadir dalam acara tersebut. Mereka sepakat membayar iyuran untuk membantu tuan rumah.
Hal itu dikarenakan PDKB belum mempunyai donatur tetap, dan Dana kas PDKB yang didapatkan dari hasil penjualan kain ecoprint, Kain batik serta rajut masih sebatas labil.
Meskipun keadaan anggota PDKB terbilang berjauhan, namun semangat disabilitas ini pantang surut bilamana ada rapat pengurus.
Karena PDKB sadar dengan Berorganisasi masih bisa melakukan apa yang kiranya tidak bisa dilakukan dengan sendirian dan itu sudah terbukti banyak Alumni PDKB yang sukses dalam usaha.
Salah satu contoh, disetiap acara rapat rutin untuk dana PDKB di paparkan langsung dengan jelas serta gamblang oleh Ibu Musadah selaku bendahara.
Begitu pula dengan ibu
Supatmi selaku sekretaris, disaat rapat selalu memaparkan kegiatan PDKB selama dua bulan dengan jelas serta gamblang dan mudah di fahami serta di terima oleh anggota.
Dalam penyampaianya, Ketua PDKB Mohamad Sanawi yang akrab di panggil Sanawi mengatakan bahwa rapat kali ini difokuskan untuk membahas persiapan acara HUT PDKB yang Ke-12 tahun. Kata Sanawi.
Disamping itu juga pembahasan tentang pengajuan program GAYATRI untuk anggota PDKB dan Keluarga disabilitas. Terangnya.
Hal itu, sebagai bentuk dukungannya kepada pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam hal meningkatkan pendapatan, ketahanan pangan dan mengurangi angka pengangguran yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Jelasnya.
Kami juga melaksanakan mahalul Qiyam serta tauziah yang di sampaikan oleh ustadz Alek Impron (tuna netra) Asal dari Kecamatan Trucuk. Tandasnya.
Mohamad Sanawi mengucapkan terimakasihnya kepada Pemkab Bojonegoro serta berbagai pihak yang selalu mendukung serta membantu kegiatan PDKB Selama ini,
Ia juga ucapkan terimakasih kepada semua pengurus serta anggota PDKB yang selalu menjaga kerukunan, kekompakan serta keterbukaan dalam berorganisasi, sehingga bisa sampai mempunyai ratusan alumni yang sukses dalam usaha. Ungkapnya.
Hadir dalam rapat rutin dua bulanan tersebut, anggota perwakilan dari Kecamatan Gayam, Kecamatan Kanor, Kecamatan Kepohbaru, Kecamatan Kapas, Kecamatan Dander, Kecamatan Kedungadem dan lainnya. (King)
Editorial: Solikin Korwil Jatim





