Punahnya Benda-benda Bersejarah,Hanya Segelincir Orang Yang Hoby

Bekasi, Tribuntipikor Online _

Kolektor benda bersejarah adalah individu yang memiliki minat dan hobi mengumpulkan barang-barang antik atau peninggalan masa lalu untuk tujuan pelestarian, nilai sejarah, keunikan, dan terkadang nilai ekonomi, seperti pusaka (keris, tombak), uang kuno, prangko, jam antik, hingga artefak kuno, seringkali berperan penting dalam menjaga warisan budaya agar tidak punah dan bisa dinikmati generasi mendatang, contohnya kolektor pusaka di Cirebon atau pengumpul barang antik di Kediri dan Aceh.
Jenis-jenis barang yang dikoleksi:
Pusaka: Keris, tombak, kujang, dll.
Barang Rumah Tangga Kuno: Jam weker, radio, telepon, teko, cangkir antik.
Koleksi Filateli/Numismatik: Prangko dan uang kuno.
Artefak Budaya: Benda dari peradaban kuno seperti Mesir, Yunani, Romawi, India, Tiongkok (contoh: koleksi Sigmund Freud).
Peralatan Kuno: Kapak batu, darphana.
Alasan mengoleksi:
Kecintaan pada Sejarah: Menghargai cerita dan keunikan di balik benda.
Pelestarian: Berusaha menjaga agar benda bersejarah tidak hilang atau rusak.
Edukasi: Ingin mengedukasi masyarakat tentang nilai budaya.
Nilai Ekonomi: Beberapa barang memiliki nilai jual tinggi.
Peran kolektor:
Menyelamatkan benda dari kepunahan atau diperjualbelikan secara tidak semestinya.
Menjadi sumber bagi museum atau penelitian jika koleksi mereka dikelola dengan baik.
Memperkaya warisan budaya suatu daerah. (Redaksi)

Pos terkait