Garut, tribun tipikor.
Dinas Kesehatan Kabupaten Garut untuk tahun 2025 mengelola anggaran yang dikerjakan pihak ketiga Rp 82.306.426.793 termasuk paket toko daring, terdiri dari 373 paket dengan system metode pemilihan E-Purchasing, Tender dan Pengadaan Langsung.
Empat pekerjaan rehabilitasi dan pembangunan gedung Puskesmas dengan system tender adalah;
- Bangunan Gedung Negara Sederhana Pembangunan Puskesmas Bojongloa dengan nilai kontrak Rp. 3.433.187.654,42 dari pagu Rp 3.900.000.000,00 dikerjakan CV. SEJAHTERA UTAMA
- Bangunan Gedung Negara Sederhana Rehabilitasi Bangunan Dana DAK Puskesmas Maroko dengan nilai kontrak Rp 863.284.910,25 dari Pagu Rp. 1.018.000.000,00 dikerjakan CV. ARDHANA CAHAYA TOP
- Rehabilitasi Gedung Negara Sederhana (1 lantai) Puskesmas Bagendit dengan nilai kontrak Rp 412.048.175,26 dari Pagu Rp. 490.052.618,00 oleh CV. SINAR WARGI
- Bangunan Gedung Negara Sederhana Pembangunan Puskesmas Malangbong dengan nilai kontrak Rp 3.491.126.114,53 dari Pagu Rp. 3.900.000.000,00 oleh CV Atap Kita.
Pemantauan media ini untuk pekerjaan Bangunan Gedung Negara Sederhana Pembangunan Puskesmas Bojongloa dengan anggaran Konsultan Pengawasan (non tender) Rp 99.988.800,00. Kuat dugaan pekerjaan tidak akan selesai dikerjakan sampai 27 Desember 2025.
Disamping min progres ditemukan juga para pekerja mengabaikan alat pelindung diri ( APD) yang bertentangan dengan Permenaker No. 8 Tahun 2010 dan UU No. 1/1970, mewajibkan pengusaha menyediakan APD gratis sesuai standar (SNI) dan memberikan APD secara cuma-cuma kepada pekerja sesuai potensi bahaya. Ditemukan juga mesin pengaduk semen yang sering disebut molen tidak dipungsikan, sehingga akan dipastikan perbandingan semen dengan pasir tidak akan memenuhi standar mutu beton ( K) sesuai dengan spesifikasi teknis dalam dokumen kontrak.
Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) Rita Sobariah, ketika dihubungi lewat hanphone pribadinya mengakui ada keterlambatan progres pekerjaan. ” ๐๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ฌ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ข๐ฑ๐ข๐ช 80%, ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ณ๐ฐ๐จ๐ณ๐ฆ๐ด ๐ฅ๐ฆ๐ท๐ช๐ข๐ด๐ช ๐ฎ๐ช๐ฏ 5, ๐ข๐ฑ๐ข๐ฃ๐ช๐ญ๐ข ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ด๐ฆ๐ญ๐ฆ๐ด๐ข๐ช ๐ด๐ฆ๐ด๐ถ๐ข๐ช ๐ฌ๐ฐ๐ฏ๐ต๐ณ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ด๐ข๐ฏ๐ฌ๐ด๐ช ๐ด๐ฆ๐ด๐ถ๐ข๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ข๐ต๐ถ๐ณ๐ข๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ, ๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐ฏ๐ช๐ญ๐ข๐ช ๐ข๐ฏ๐จ๐จ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐๐๐ ๐ด๐ข๐บ๐ข ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฉ๐ข๐ฑ๐ข๐ญ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ด๐ข๐บ๐ข ๐๐๐ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฏ๐ซ๐ถ๐ต๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ข๐บ๐ข ๐ซ๐ข๐ธ๐ข๐ฃ ๐ฃ๐ฆ๐ด๐ฐ๐ฌ ๐ด๐ฆ๐ต๐ฆ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ด๐ข๐บ๐ข ๐ฅ๐ช ๐๐ข๐ฏ๐ต๐ฐ๐ณ”. Sahutnya.
Sekedar mengimpormasikan, PPK sebelumnya adalah Dr. Inge Andiani Heryawan, M.Si yang telah pindah ke RS.
Ditunggu sampai besoknya 10/12 tetap juga belum ada jawaban, dihubungi lewat pesan singkat whatshapp “๐๐ข๐ฏ๐ต๐ช ๐ด๐ข๐บ๐ข ๐ซ๐ข๐ธ๐ข๐ฃ ๐ฎ๐ข๐ด๐ช๐ฉ ๐ข๐ฑ๐ฆ๐ญ” Tulisnya.
Sampai berita ini dipublikasikan, tidak ada jawaban yang konkrit dari PPK. Media ini pun akan melanjutkan ke paket berikutnya, yang kemungkinan terjadi keterlambatan dan dugaan pekerjaan dikerjakan tidak sesuai spesifikasi yang telah disepakati PPK dengan penyedia jasa. ๐๐ฎ๐ป๐ผ๐ช๐ถ๐ซ๐พ๐ท๐ฐโฆ.
๐๐๐ ๐๐ฆ.





