KAB.BANDUNG //
pi-news.online
H. Asep Romy Romaya membuka Diklat Jambore Ke-II BKPB (Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana) Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat yang berlangsung pada 25–27 September 2026 di Kampung Bedas, Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Dalam kegiatan tersebut, H. Asep Romy Romaya menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan bagi kader Pemuda Pancasila agar memiliki kesiapan dalam membantu masyarakat, khususnya ketika menghadapi situasi darurat bencana maupun persoalan kesehatan.
Menurut H. Romy, keberadaan organisasi kemasyarakatan harus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kader perlu dibekali pengetahuan, keterampilan dan kesiapsiagaan sebelum terjun dalam penanganan kondisi darurat.
“Diklatsar ini sangat bermanfaat. Sebagai ketua maupun sebagai kader Pemuda Pancasila, kita harus siap membantu masyarakat. Melalui pendidikan ini, diharapkan terbentuk relawan yang tanggap dalam menghadapi bencana dan memiliki kemampuan dasar dalam bidang kesehatan,” ujar H.nya Romy.
Ia juga menyampaikan bahwa kesiapsiagaan bencana membutuhkan kepedulian, kedisiplinan serta kemampuan bekerja sama dengan berbagai pihak. Kader yang mengikuti pelatihan diharapkan mampu memahami peran dan batas kewenangannya ketika memberikan bantuan di lapangan.
Diklat Jambore Ke-II BKPB Pemuda Pancasila Jawa Barat ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader dalam bidang kesehatan dan penanggulangan bencana.
Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Bedas Tegalluar tersebut sekaligus diharapkan memperkuat semangat kemanusiaan dan gotong royong, sehingga organisasi dapat hadir secara terarah dan bertanggung jawab ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam situasi darurat.
WS






