Kuningan.- Tribun Tipikor.com
Hari Jadi Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum bagi Forum Masyarakat Sipil Independen (FORMASI) untuk menyampaikan ucapan sekaligus mengingatkan pentingnya integritas dalam penegakan hukum, khususnya di Kabupaten Kuningan.
Ketua FORMASI, Manap Suharnap, mengatakan Kejaksaan memiliki posisi strategis dalam memastikan hukum tidak berhenti sebagai teks di atas kertas, tetapi benar-benar hadir sebagai instrumen keadilan bagi masyarakat.
“FORMASI mengucapkan selamat Hari Jadi Kejaksaan. Kami berharap ke depan dapat terus bersinergi dalam menegakkan keadilan dan bersama-sama membangun negeri, khususnya di Kabupaten Kuningan,” kata Manap.
Menurutnya, masyarakat sipil dan aparat penegak hukum memiliki ruang sinergi yang luas, terutama dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan, penggunaan anggaran negara dan daerah, serta berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan publik di Kabupaten Kuningan.
Namun, Manap menegaskan bahwa sinergi tidak berarti menghilangkan fungsi kontrol masyarakat.
“Sinergi bukan berarti masyarakat harus diam terhadap persoalan hukum. Justru masyarakat sipil harus tetap kritis agar penegakan hukum di Kabupaten Kuningan berjalan transparan, objektif dan tidak tebang pilih,” ujarnya.
Ia berharap Kejaksaan, khususnya jajaran penegak hukum di Kabupaten Kuningan, semakin memperkuat profesionalitas, independensi dan keberanian dalam menangani setiap persoalan hukum tanpa melihat latar belakang maupun posisi pihak yang berhadapan dengan hukum.
Bagi FORMASI, ukuran keberhasilan penegakan hukum bukan semata-mata banyaknya perkara yang diproses, melainkan sejauh mana hukum mampu memberikan kepastian, rasa keadilan dan perlindungan kepada masyarakat Kuningan.
“Jangan sampai hukum hanya keras kepada masyarakat kecil, tetapi lunak ketika berhadapan dengan mereka yang memiliki kekuasaan dan pengaruh. Hukum harus berdiri di atas kepentingan publik,” kata Manap.
FORMASI juga berharap hubungan masyarakat sipil dengan Kejaksaan di Kabupaten Kuningan tidak berhenti pada seremoni dan ucapan selamat. Sinergi harus diwujudkan dalam kerja nyata untuk mengawal supremasi hukum, memberantas praktik penyalahgunaan kewenangan, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.
“Dirgahayu Kejaksaan. Semoga semakin profesional, berintegritas dan menjadi garda terdepan dalam menegakkan supremasi hukum. FORMASI siap bersinergi, sekaligus tetap kritis demi kepentingan masyarakat Kabupaten Kuningan,” ujar Manap.
Sebab, di tengah tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang bersih, hukum harus hadir sebagai pengawal keadilan—bukan sekadar penjaga prosedur.
andri hdw





