LPKS-LN Sinar Karya Sukses Launching, Fokus Bahasa dan Skill untuk Malaysia, Singapura, Taiwan, Hong Kong

Cilacap, Tribun Tipikor,

Lembaga Pelatihan Kerja Swasta Luar Negeri (LPKS-LN) Sinar Karya Sukses secara resmi diluncurkan dalam acara tasyakuran yang berlangsung khidmat, Kamis (27/8/2026). Pendirian lembaga ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya dalam penguasaan bahasa, keterampilan kerja, serta pemahaman budaya negara tujuan.

Kepala LPKS-LN Sinar Karya Sukses, Nina Dwiyanti menjelaskan bahwa lembaga ini didirikan sebagai respons terhadap kebutuhan akan tenaga kerja Indonesia yang lebih berkualitas di luar negeri. Tujuannya adalah agar pihak pengguna jasa di negara tujuan tidak kecewa dengan kinerja PMI yang dikirim.

“Kami fokus pada pelatihan bahasa, keterampilan kerja, serta edukasi mengenai risiko-risiko yang mungkin dihadapi di negara tujuan. Harapannya, anak-anak kami bisa mengenal budaya setempat sehingga adaptasi mereka lebih baik,” ujar Nina.

Saat ini, LPKS-LN Sinar Karya Sukses membuka pelatihan untuk empat negara tujuan utama, yaitu Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hong Kong. Untuk menjamin kualitas lulusan, lembaga ini menerapkan skema pelatihan selama dua bulan yang diakhiri dengan Ujian Kompetensi Keahlian (UJK) di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bersertifikat BNSP.

Mengenai model bisnis, Nina menjelaskan bahwa LPKS Sinar Karya Sukses sebagai lembaga pelatihan bekerja sama dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT. Crystal Biru Meuligo Group, yang membawahi PT. Karya Tenaga Mandiri (KTM) dan PT. Prima Syifa Nusantara (PSN). Biaya pelatihan ditanggung perusahaan tenaga kerja sebagai bagian dari paket penempatan, sementara LPKS berperan murni sebagai penyedia jasa pelatihan dan keterampilan.

“Dikarenakan lokasi kami berada di kawasan yang banyak dihuni oleh keluarga PMI, kami tidak menyediakan asrama. Peserta pelatihan umumnya berasal dari warga sekitar yang mengikuti sistem day-use, datang pagi pulang sore,” tambahnya.

Sementara itu, Pendiri dan Penasehat LPKS-LN Sinar Karya Sukses, Giyatno Sugeng Wardoyo atau akrab disapa Egy Wardoyo, mengungkapkan bahwa proses perizinan lembaga ini memakan waktu hingga satu tahun akibat kendala teknis pada sistem Online Single Submission (OSS). Namun ia bersyukur karena akhirnya LPKS-LN Sinar Karya Sukses dapat beroperasi secara legal.

Egy menekankan bahwa keberadaan lembaga ini sejalan dengan program pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Ia berharap pemerintah dapat memberikan apresiasi dan dukungan yang setara kepada lembaga swasta.

“Kami benar-benar membantu pemerintah dalam hal penciptaan lapangan kerja dan peningkatan SDM. Harapan kami, jangan sampai kami dianaktirikan, karena kontribusi kami nyata bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” tegas Egy yang juga selaku mitra kerja LPKS Sinar Karya Sukses dan Kepala Cabang P3MI PT. Crystal Biru Meuligo.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, LPKS-LN Sinar Karya Sukses juga menyalurkan santunan kepada 40 anak yatim di sekitar wilayah lembaga.

Rencananya, penerimaan siswa baru akan dibuka mulai Senin depan, menandai dimulainya operasional penuh LPKS-LN Sinar Karya Sukses dalam mencetak PMI yang kompeten dan berdaya saing global. ( Haryanti)

Pos terkait