Optimalisasi SPAM Semongkat Baru 40 Persen, Pelayanan Pelanggan Perumdam Batu Lanteh Terganggu hingga Desember

Sumbawa Besar, NTB TribunTipikor.com — Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semongkat milik Perumdam Batu Lanteh Kabupaten Sumbawa mulai menunjukkan progres. Hingga saat ini, pekerjaan tersebut dilaporkan telah mencapai sekitar 40 persen.

Namun, di balik progres pembangunan tersebut, masyarakat, khususnya pelanggan Perumdam Batu Lanteh, harus menghadapi gangguan kenyamanan pelayanan air bersih selama proses pengerjaan berlangsung.

Optimalisasi SPAM Semongkat tersebut memiliki masa pelaksanaan 255 hari kerja dan ditargetkan terus digenjot hingga penyelesaian pada akhir Desember 2026.

Team Leader pekerjaan, Muhamad Awaludin Arifin, ST, saat ditemui awak media pada 24 Agustus 2026, meminta masyarakat memahami kondisi pelayanan yang mengalami gangguan selama proses optimalisasi berlangsung.

Menurutnya, gangguan pelayanan yang dirasakan pelanggan tidak terlepas dari pekerjaan optimalisasi SPAM Semongkat yang sedang berjalan.

“Memang ada gangguan terhadap kenyamanan pelayanan masyarakat, terutama pelanggan Perumdam. Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini selama proses pengerjaan berlangsung,” ujarnya.

Ia menegaskan, pekerjaan optimalisasi terus digenjot agar dapat mencapai target penyelesaian sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Direktur Perumdam Batu Lanteh, A. Hakim, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sumbawa, khususnya pelanggan, atas terganggunya pelayanan air bersih selama pekerjaan berlangsung.

“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Sumbawa atas terganggunya pelayanan saat ini. Kami tetap akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga dan memaksimalkan pelayanan selama proses optimalisasi SPAM Semongkat berlangsung,” kata A. Hakim.

Ia menegaskan, Perumdam Batu Lanteh akan terus melakukan berbagai upaya agar dampak gangguan pelayanan terhadap pelanggan dapat diminimalkan.

Targetnya jelas: akhir Desember 2026 pekerjaan optimalisasi harus tuntas.

Kini publik tinggal menunggu apakah progres 40 persen tersebut mampu terus digenjot secara konsisten hingga proyek selesai. Sebab, bagi masyarakat, keberhasilan optimalisasi SPAM bukan hanya soal angka progres pembangunan, tetapi juga soal kepastian air bersih dan pelayanan yang layak bagi pelanggan.

Perumdam Batu Lanteh dituntut tidak sekadar meminta masyarakat memahami gangguan pelayanan, tetapi juga memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan efektif, transparan, dan benar-benar bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Sumbawa.
( Irwanto )

Pos terkait