MADINA SUMUT
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Jurnalis Indepen Nusantaral (DPW IJEN) Sumatera Utara, Ismed Harahap, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa puluhan jemaah umroh yang dilaporkan telantar di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.yang Diduga akan diberangkatkan oleh agen travel haji dan umrah Andalus Alharmain Grup
Ismed menilai insiden tersebut tidak boleh terulang karena mencoreng nama baik industri perjalanan ibadah di Sumatera Utara.
“Kami sangat prihatin. Jemaah yang seharusnya berangkat dengan tenang justru harus mengalami keterlambatan dan ketidakpastian di bandara. Ini menyangkut hak dan kenyamanan umat,” ujar Ismed Harahap, Rabu 19/08/2026.
Ia mendesak Aparat Penegak Hukum atau APH bersama Kementerian Agama dan Dinas Pariwisata Sumut untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap agen travel haji dan umroh yang memberangkatkan jemaah tersebut.
“APH harus turun tangan. Lakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap legalitas, izin, serta tanggung jawab agen travel tersebut. Jangan sampai ada jemaah lain yang jadi korban,” tegasnya.
Ismed juga meminta agar pemerintah daerah dan stakeholder terkait memperketat pengawasan terhadap biro perjalanan ibadah. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat soal memilih travel resmi dan berizin sangat penting dilakukan.
DPW IJEN Sumut, meminta pihak APH segera mengusut tuntas agen agen travel yang tidak bertanggung jawab atas Jemaah haji maupun Jemaah Umroh yang yang telah mendaftarkan keberangkatan untuk menuju tanah suci
“Kami berharap ada efek jera. Biro travel nakal harus ditindak tegas agar tidak merusak kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara umroh di Sumut,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak agen travel terkait keterlambatan jemaah di Bandara Kualanamu.
Tim





