Hadiri Naik Dango di Desa Menyabo, Paulus Hadi Ajak Masyarakat Lestarikan Adat dan Budaya Dayak.

Sanggau Kalbar-tribuntipikor.com

Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai perayaan hari penutupan Naik Dango di Desa Menyabo, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. Kehadiran Paulus Hadi menjadi momen yang disambut hangat oleh masyarakat yang memadati lokasi acara Senin 29 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Paulus Hadi tampil akrab bersama masyarakat. Alunan lagu-lagu yang dibawakan di tengah kemeriahan acara semakin menghidupkan suasana dan meninggalkan kesan mendalam bagi warga yang hadir.
Kehangatan itu mencerminkan kedekatan yang telah lama terjalin antara dirinya dan masyarakat Kabupaten Sanggau.

Dikenal pernah memimpin Kabupaten Sanggau selama dua periode sebagai Bupati, hingga kini mengemban amanah sebagai anggota DPR RI, Paulus Hadi dinilai tetap memiliki hubungan emosional yang kuat dengan masyarakat. Sambutan meriah yang diberikan warga menjadi bukti bahwa sosoknya masih mendapat tempat di hati masyarakat.

Saat di wawancara awak media usai kegiatan berlangsung,Paulus Hadi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan merawat adat serta budaya Dayak sebagai warisan leluhur yang tidak ternilai harganya.

“Adat dan budaya Dayak harus terus kita jaga dan kita rawat. Kebudayaan adalah jati diri kita. Jangan sampai hilang ditelan zaman, tetapi harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda sebagai kebanggaan kita bersama,” pesannya.

Paulus Hadi juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kasim yang telah terpilih sebagai Pate. Ia berharap kepemimpinan tersebut dapat semakin memperkuat persatuan dan semangat kebersamaan masyarakat adat.

“Saya mengucapkan selamat kepada Pak Kasim yang telah terpilih sebagai Pate. Saya merasa senang bisa kembali bertemu dengan masyarakat Taba. Sebagai anggota DPR RI, saya bangga melihat perkembangan masyarakat kita yang semakin maju dan semakin kompak,” ujarnya.

Selain sebagai anggota DPR RI, Paulus Hadi yang juga menjabat sebagai Pemuntuh Agung Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau mengaku bangga melihat perkembangan masyarakat Dayak yang semakin solid. Menurutnya, kekompakan antarsub-suku Dayak menjadi modal penting dalam menjaga persatuan dan melestarikan nilai-nilai budaya.

“Saya merasa sangat bangga melihat masyarakat Dayak semakin maju, semakin baik, dan antarsub-sukunya semakin kompak. Semoga kebersamaan ini menjadi contoh bagi sub-suku lainnya dalam menjaga persaudaraan, menghormati adat, dan memperkuat persatuan,” katanya.

Perayaan Naik Dango di Desa Menyabo bukan hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi ruang mempererat tali persaudaraan, memperkuat identitas budaya, serta menumbuhkan semangat generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan warisan budaya Dayak sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.
(Sungut)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *