Polairud Turun Langsung! Pulau Terluar Disambangi, Edukasi Digeber — Negara Tak Boleh Absen di Ujung Negeri

Sumbawa Besar NTB
tribuntipikor. Com — Keseriusan aparat dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan wilayah perairan kembali dibuktikan. Kasat Polairud Polres Sumbawa, IPTU Baiq Shinta Dewi Ratna Negari, SH bersama Kasubdit Patroli Dit Polairud Polda NTB, AKBP Kurniawadin, SPI., MM turun langsung melaksanakan giat Sambang Nusa Presisi di wilayah pulau terluar berpenghuni, tepatnya di Pulau Medang, Desa Medang, Kecamatan Labuhan Badas.

Langkah ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Ini adalah sinyal tegas bahwa negara tidak boleh kalah cepat dan tidak boleh absen di wilayah terluar. Di tengah berbagai persoalan klasik pesisir, minimnya akses informasi, lemahnya pengawasan, hingga potensi pelanggaran hukum , kehadiran Polairud menjadi krusial.

Dalam kegiatan tersebut, aparat menyampaikan sejumlah hal penting kepada masyarakat:
Sosialisasi Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, sebagai pengingat keras bahwa praktik ilegal di laut bukan hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam masa depan nelayan itu sendiri.

Edukasi terkait Peraturan BPH Migas Nomor 2 Tahun 2023 tentang penerbitan surat rekomendasi pembelian BBM, untuk mencegah penyalahgunaan distribusi yang kerap jadi celah permainan oknum.

Sosialisasi tata cara pembuatan Pas Kecil kapal secara online melalui layanan E-Pas Kecil, sebagai dorongan modernisasi administrasi yang selama ini sering dianggap rumit dan lamban.

Kegiatan ini menjadi tamparan halus bagi pihak-pihak yang selama ini terkesan menutup mata terhadap kebutuhan masyarakat pulau terluar.

Tidak cukup hanya bicara pembangunan dari balik meja , kehadiran nyata di lapangan adalah kunci.

Polairud membuktikan, pengamanan wilayah perairan bukan hanya soal patroli, tapi juga membangun kesadaran hukum dan kepercayaan masyarakat.

Pertanyaannya, apakah semua pihak siap bergerak seirama?

Atau justru masih sibuk dengan kepentingan masing-masing?

( Irwanto )

Pos terkait