Dinsos Lampung Selatan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Kebakaran di Rejomulyo

Lampung Selatan– tribunripikor.com

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Sosial bergerak cepat memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran di Desa Rejomulyo, Kecamatan Palas. Bantuan ini diserahkan langsung sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami bencana.
Kronologi Kejadian
Musibah kebakaran menimpa rumah milik Supriyanto (40), warga Dusun 02, Desa Rejomulyo, pada Rabu pagi (8/4/2026) sekitar pukul 08.20 WIB.

Api dengan cepat menghanguskan bangunan rumah yang sebagian besar materialnya mudah terbakar.
Berdasarkan hasil investigasi sementara di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Percikan api dari arus pendek tersebut menyambar bagian plafon rumah yang sudah dalam kondisi rapuh, sehingga api menjalar ke seluruh bagian bangunan dalam waktu singkat.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Siswanto, S.ST., M.Si, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi korban sekaligus menyerahkan paket bantuan darurat.

Adapun bantuan yang diberikan meliputi:
Logistik Pangan: Paket sembako,
Perlengkapan Keluarga: Pakaian layak pakai.Peralatan Dapur: Berbagai perabotan untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

“Bantuan ini merupakan bentuk tanggap darurat dari pemerintah. Kami menyalurkan kebutuhan dasar seperti perabotan dapur, pakaian, dan sembako. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Siswanto.

Himbauan kepada Masyarakat
Pihak Dinas Sosial juga mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap potensi bencana kebakaran, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak standar. Masyarakat diimbau untuk rutin mengecek kondisi kabel dan plafon rumah guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Saat ini, keluarga korban sangat membutuhkan dukungan moril dan material untuk memulai kembali pemulihan pascabencana.(Wal)

Pos terkait