Lampung Selatan- tribuntipikor.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi dari para pemuka adat Kabupaten Lampung Selatan. Pertemuan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara institusi pemasyarakatan dengan tokoh masyarakat dalam mendukung program pembinaan warga binaan. Senin, (09/03/2026)
Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda menyambut hangat kehadiran para tokoh adat tersebut. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi dua arah yang lebih efektif.
Dalam audiensi tersebut, pembahasan difokuskan pada peran strategis tokoh adat dalam proses reintegrasi sosial. Harapannya, warga binaan tidak hanya mendapatkan pembinaan keterampilan di dalam Lapas, tetapi juga dibekali nilai-nilai sosial dan budaya yang kuat agar lebih mudah diterima kembali oleh masyarakat.
Beberapa poin utama yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut antara lain:
Dukungan Moral: Kehadiran pemuka adat menjadi simbol bahwa masyarakat tetap memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri.
Penguatan Karakter: Mengintegrasikan nilai kearifan lokal Lampung dalam proses pembinaan kepribadian.
Harmonisasi Hubungan: Menciptakan lingkungan yang kondusif baik di dalam maupun di luar Lapas melalui koordinasi rutin.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan sistem pembinaan yang lebih komprehensif. Dengan keterlibatan tokoh adat, warga binaan diharapkan memiliki rasa tanggung jawab moral yang lebih besar untuk tidak mengulangi tindak pidana dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungannya.
“Sinergi antara Lapas dan tokoh masyarakat diharapkan dapat menciptakan jembatan bagi warga binaan untuk kembali ke jati diri mereka sebagai bagian dari masyarakat adat yang menjunjung tinggi kehormatan dan norma sosial.”(Wal)





