24 Jemaah Umroh Asal Madura Diduga Jadi Korban Penipuan TIKET PESAWAT dengan Kerugian menCapai Rp 418 Juta

Bandung Tribun Tipikorcom sebanyak 24 jemaah umroh asal Madura diduga menjadi korban penipuan yang menyeret nama Haji Hasan Basri. Total kerugian yang dialami para jemaah ditaksir mencapai sekitar Rp435 juta (Tarif umroh H. Hasan Rp. 18 juta/orang). Informasi yang dihimpun, para jemaah saat ini masih berada di Mekkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji. Namun, mereka dikabarkan belum dapat kembali ke Tanah Air karena terkendala biaya TIKET PESAWAT kepulangan. Keberangkatan para jemaah sebelumnya disebut sepenuhnya ditanggung oleh Haji Noval.

Kepada awak media, Haji Noval mengaku seluruh dana TIKET PESAWAT operasional dan kebutuhan perjalanan telah diserahkan kepada Haji Hasan Basri sebelum keberangkatan.

“Semua dana sudah saya serahkan kepada beliau. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan, dan dana tersebut diduga dibawa kabur untuk kepentingan pribadi,” ujar Haji Noval saat dikonfirmasi.

Menurut pengakuannya, dana yang seharusnya digunakan untuk akomodasi dan kepulangan jemaah diduga telah disalahgunakan.

Ia juga menyebut Haji Hasan Basri dikenal memiliki gaya hidup mewah dan royal.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media, Haji Hasan Basri tidak bersedia memberikan keterangan.

Berdasarkan informasi yang beredar, Haji Hasan Basri diduga telah meninggalkan Madura dan kini berada di wilayah Kabupaten Tangerang, tepatnya di daerah Kutabumi, Jalan Pepaya III Blok E-4 No. 16 Pondok Makmur, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Bdi

Pos terkait