Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (UNPAD) sukses menggelar Seminar Kebebasan Finansial melalui Entrepreneur dan Bisnis yang berlangsung di Gedung Graha Sanusi UNPAD, Jalan Dipatiukur, Bandung, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh alumni UNPAD serta peserta dari berbagai kalangan.
Seminar ini bertujuan untuk mendorong kemandirian finansial melalui penguatan jiwa kewirausahaan dan pengembangan bisnis. Tema yang diangkat dinilai relevan dengan kondisi saat ini, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi dan mempersiapkan masa depan yang produktif dan berkelanjutan.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini hadir memberikan keynote speech pada kegiatan tersebut. Dalam paparannya, Menteri Rini menegaskan bahwa masa purnabakti aparatur sipil negara (ASN) bukanlah fase berhenti berkontribusi, melainkan fase keberlanjutan kontribusi dalam bentuk peran yang berbeda.
Menurut Menteri Rini, masa purnabakti merupakan fase peralihan peran yang perlu dipersiapkan secara lebih terencana. Hal ini dikarenakan masih banyak ASN yang memasuki masa purnabakti dalam kondisi produktif, berpengalaman, serta memiliki jejaring yang kuat, sehingga berpotensi besar untuk tetap berkontribusi dan memberi dampak pada aktivitas ekonomi, sosial, dan kemasyarakatan.
Ia menilai dunia entrepreneur dan bisnis menjadi salah satu ruang strategis bagi para purnabakti ASN untuk tetap berkarya. Dengan bekal pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, para ASN purnabakti dinilai mampu menjadi pelaku usaha, mentor, maupun penggerak ekonomi di lingkungannya.
Acara ini turut dihadiri Ketua Umum IKA UNPAD yang juga Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta Ketua Dewan Penasihat IKA UNPAD Omay K. Wiraatmadja. Hadir pula para narasumber, jajaran pengurus IKA UNPAD, dan alumni UNPAD dari berbagai angkatan.
Berbagai materi disampaikan dalam seminar ini, mulai dari motivasi kewirausahaan, strategi memulai dan mengembangkan bisnis, hingga pengelolaan keuangan untuk mencapai kebebasan finansial. Diskusi berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para peserta.
Setelah sesi ISHOMA, Ketua Umum IKA UNPAD Ferry Juliantono memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya seminar tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun ekosistem kewirausahaan di kalangan alumni UNPAD.
Dalam sambutannya, Ferry Juliantono juga menyampaikan rencana IKA UNPAD untuk menyelenggarakan kegiatan lanjutan dengan skala yang lebih besar. Acara lanjutan tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak alumni dan memberikan dampak yang lebih luas bagi penguatan ekonomi berbasis kewirausahaan.
Melalui seminar ini, IKA UNPAD menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan yang edukatif dan inspiratif bagi para alumni. Diharapkan, seminar kebebasan finansial ini dapat mendorong lahirnya lebih banyak entrepreneur baru yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (UNPAD) sukses menggelar Seminar Kebebasan Finansial melalui Entrepreneur dan Bisnis yang berlangsung


