Lampung Selatan – tribuntipikor.com
Kantor Cabang Bulog Lampung Selatan menyatakan kesiapan penuh untuk melakukan penyerapan gabah petani pada musim panen tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.
Kepala Cabang Bulog Lampung Selatan, Fedrial, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang bersiap dan menunggu instruksi administratif dari pusat. “Tahun 2026 kami masih menunggu penugasan resmi dari Bapanas kepada Perum Bulog. Setelah surat resmi dan perintah dari kantor pusat kami terima, Bulog Lampung Selatan siap melaksanakan penyerapan gabah petani,” ujarnya kepada awak media.
Salah satu fokus utama Bulog tahun ini adalah memastikan harga gabah di tingkat petani tidak anjlok di bawah standar yang telah ditetapkan. Fedrial menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang berada di angka Rp6.500 per kilogram.
”Kami siap support modal dan siap melaksanakan perintah pemerintah untuk menjaga harga gabah petani sesuai HPP,” tegas Fedrial. Menurutnya, kepastian harga ini sangat penting untuk menjaga semangat petani dalam berproduksi sekaligus memperkuat stok pangan daerah.
Mengenai teknis penyimpanan dan pengolahan, Bulog Lampung Selatan masih berkoordinasi dengan pusat terkait mekanisme gudang yang akan digunakan. Fedrial berharap mekanisme tahun ini dapat berjalan lebih efektif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Tidak hanya soal penyimpanan, Bulog juga berkomitmen untuk mempermudah jalur birokrasi pembayaran. Targetnya, proses transaksi kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) maupun petani mandiri dapat dilakukan dengan cepat dan lancar.
”Kami berharap ke depan proses penyerapan gabah bisa lebih optimal, pembayaran kepada gapoktan maupun petani berjalan lancar, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Lampung Selatan,” pungkasnya.(Wal)





