KUNINGAN|Tribun TIPIKOR.com
Pemerintah Kabupaten Kuningan memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membuka kanal pengaduan publik melalui hotline MBG di tingkat kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas makanan, ketepatan distribusi, serta akuntabilitas pelaksanaan program nasional tersebut di daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (Satgas P3MBG), U. Kusmana, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program MBG.
“Partisipasi publik sangat dibutuhkan. Hotline pengaduan ini menjadi sarana kontrol bersama agar pelaksanaan MBG berjalan sesuai standar dan tepat sasaran,” ujar U. Kusmana, Sabtu (17/1/2026).
Hingga pertengahan Januari 2026, sebanyak 11 kecamatan di Kabupaten Kuningan telah mengaktifkan nomor hotline pengaduan MBG. Pemerintah daerah menargetkan seluruh 32 kecamatan segera memiliki kanal pengaduan aktif.
Adapun kecamatan yang telah memiliki Hotline Pengaduan MBG, yaitu:
Cilimus: 0813-2443-9898
Ciawigebang: 0896-3840-6795
Cigugur: 0822-9536-9065
Sindangagung: 0813-9562-0021
Kalimanggis: 0823-1599-1211
Lebakwangi: 0813-2417-1254
Darma: 0813-9567-8089
Ciwaru: 0851-4771-5075
Jalaksana: 0811-2253-939
Kadugede: 0851-9926-2264
Kuningan: 0813-8122-889
Melalui hotline tersebut, masyarakat dapat menyampaikan aduan terkait makanan yang tidak layak konsumsi, makanan basi, porsi yang tidak sesuai, keterlambatan distribusi, maupun dugaan penyimpangan lainnya.
Setiap laporan diharapkan disertai identitas pelapor, lokasi sekolah atau desa, waktu kejadian, serta uraian singkat permasalahan. Dokumentasi berupa foto atau video dianjurkan sebagai bahan pendukung. Pemerintah daerah menjamin kerahasiaan identitas pelapor.
Selain menjadi sarana pengaduan, hotline MBG juga diharapkan berfungsi sebagai instrumen evaluasi dan pembinaan bagi penyedia layanan dapur MBG agar kualitas makanan tetap terjaga.
Program Makan Bergizi Gratis ditargetkan berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi anak-anak di Kabupaten Kuningan.
| andri hdw |





