SDN Kagok Majalengka Dibenahi Lewat Bantuan APBN, Siswa Titip Pesan Terima Kasih untuk Presiden Prabowo

MAJALENGKA, TRIBUN TIPIKOR – Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dari pemerintah pusat benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok daerah. Salah satu penerimanya adalah SD Negeri Kagok, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang memperoleh alokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp. 615.960.000.

Bantuan ini menjadi wujud nyata komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan dasar, guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman serta layak bagi anak-anak bangsa.

Berdasarkan data profil sekolah, SD Negeri Kagok yang memiliki NPSN : 20214314 dan terakreditasi B ini beralamat di Jalan Desa Kagok No. 01, RT 02/RW 01, Desa Kagok, Kecamatan Banjaran.

Kepala SD Negeri Kagok, Yusup Mabruri, S.Pd.I., menegaskan bahwa pelaksanaan Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan di sekolahnya berjalan transparan dan berpatokan ketat pada aturan teknis yang disepakati.

“Seluruh pengerjaan mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan petunjuk teknis yang ditetapkan kementerian. Kami berkoordinasi secara intensif dengan tenaga ahli dan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) agar semua tahapan berjalan sesuai aturan serta spesifikasi,” jelas Yusup saat ditemui awak media di sela-sela pemantauan kegiatan, Kamis (15/10/2026).

Yusup menjelaskan, pengerjaan fisik mencakup perbaikan lantai, plafon, dinding, kusen hingga pembenahan struktur atap baja ringan. Sedangkan untuk bagian genting, pengerjaannya tidak melakukan penggantian genting baru melainkan tetap memanfaatkan genting lama yang ada, di mana hal tersebut telah sesuai dengan ketentuan perencanaan dan RAB yang disepakati.

Seluruh aspek pengendalian mutu material seperti penggunaan baja ringan berstandar, Standar Nasional Indonesia (SNI), jaminan garansi, sertifikasi, penerapan aturan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), hingga kompetensi tenaga pasang menjadi perhatian utama. Transparansi pun ditunjukkan melalui papan informasi kegiatan berdurasi pengerjaan 120 hari kalender yang terpasang jelas di lingkungan sekolah.

Di tengah kesibukan pembenahan fisik gedung, antusiasme dan rasa haru terpancar dari para murid yang menyaksikan sekolah mereka berubah menjadi lebih baik.

“Senang sekali sekolah kami diperbaiki. Biar sekolahnya jadi makin bagus dan makin nyaman buat belajar. Terima kasih, Bapak Presiden Prabowo, sudah bantu sekolah kami,” tutur salah seorang siswa dengan polos dan penuh semangat.

Ungkapan senada disampaikan seorang siswi yang tak sabar ingin segera menempati ruang kelas yang diperbarui.

“Terima kasih banyak, Pak Presiden Prabowo. Kami senang banget sekolahnya dibagusin. Nanti kalau sudah selesai, kami pasti jadi tambah semangat belajarnya,” ucapnya tersenyum.

Di samping itu, apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya turut disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Prof. Abdul Mu’ti, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Kepala Dinas Dr. H. Purwanto, M.Pd., serta Pemerintah Kabupaten Majalengka di bawah kepemimpinan Bupati Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang terus mendorong kemajuan dan pemerataan kualitas pendidikan selaras dengan semangat “Majalengka Langkung SAE”. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka di bawah pimpinan Kepala Dinas H. Rd. Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Pd., Kepala Bidang SD Dr. Joko Setiyono, M.Kom., beserta seluruh jajaran atas bimbingan, pengawasan dan pengawalan program ini.

Bagi warga sekolah dan masyarakat Banjaran, intervensi revitalisasi senilai Rp. 615,96 juta ini menjadi bukti nyata sinergi yang harmonis antara pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah. Polosnya pesan terima kasih dari para siswa menjadi wujud apresiasi sekaligus harapan besar agar program pemerataan fasilitas pendidikan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di seluruh penjuru Tanah Air.

(Ivan Afriandi)

Pos terkait