Sinergitas Kepala BPN Kota Bandung Beserta Jajaran Dalam Pelayanan Terhadap Masyarakat Penuh Dedikasi dan Loyalitas

Kota Bandung Tribun Tipikor com kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung atau BPN Kota Bandung membangun sinergitas yang kuat bersama seluruh jajaran. Dengan dedikasi tinggi, beliau memimpin dengan prinsip melayani, bukan dilayani. Setiap pegawai diajak untuk bekerja dengan hati dan loyalitas penuh kepada masyarakat.

BPN Kota Bandung menjalankan program pelayanan sertipikat, balik nama, roya, dan peningkatan hak dengan lebih cepat. Sesuai arahan Kementerian ATR/BPN, pelayanan dilakukan dengan sistem antrean online, loket prioritas, dan pengecekan berkas yang transparan agar masyarakat tidak menunggu lama.

Salah satu bukti nyata sinergitas adalah keberhasilan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Bandung. Kepala BPN bersama tim turun langsung ke kelurahan, melakukan pendataan, pengukuran, dan sosialisasi. Ribuan warga kini sudah memiliki kepastian hukum atas tanahnya.

Kepala BPN Kota Bandung membuka layanan pengaduan melalui loket khusus, WhatsApp, dan medsos. Setiap keluhan masyarakat terkait sengketa atau lambatnya proses langsung ditindaklanjuti. Jajaran BPN dilatih untuk ramah, responsif, dan memberi solusi, bukan alasan.

Untuk mempercepat pelayanan, BPN Kota Bandung bersinergi dengan Pemkot Bandung, Bapenda untuk BPHTB, kecamatan, kelurahan, kepolisian dan kejaksaan. Dengan sinergi ini, proses validasi dan pencegahan sengketa tanah bisa dicegah sejak awal.

Dengan loyalitas kepada negara, Kepala BPN Bandung tegas terhadap praktik mafia tanah. Satgas anti mafia tanah bekerja bersama aparat hukum. Di internal, diterapkan zona integritas menuju WBK dan WBBM. Tidak ada pungli, semua biaya sesuai PNBP resmi.

BPN Kota Bandung menerapkan aplikasi Sentuh Tanahku, e-layanan, dan layanan online untuk cek berkas. Masyarakat bisa pantau proses sertipikat dari HP. Inovasi ini adalah bukti dedikasi jajaran BPN untuk memberikan pelayanan yang modern dan transparan.

Kepala BPN rutin melakukan apel, coaching, dan evaluasi kinerja. Setiap petugas front office dilatih untuk 3S: Senyum, Sapa, Salam. Budaya kerja yang disiplin dan melayani membuat masyarakat merasa dihargai saat datang ke kantor BPN Kota Bandung.

Tidak semua masalah tanah harus ke pengadilan. BPN Kota Bandung membuka ruang mediasi. Kepala kantor bersama tim sengketa memfasilitasi pertemuan para pihak untuk mencari jalan damai. Banyak kasus waris dan batas tanah selesai tanpa konflik panjang.

Dengan sinergitas, dedikasi, dan loyalitas, Kepala BPN Kota Bandung beserta jajaran membuktikan bahwa pelayanan pertanahan bisa cepat, bersih, dan memuaskan. Kepastian hukum atas tanah memberikan rasa aman bagi warga.

Inilah bentuk pengabdian nyata BPN Kota Bandung: hadir untuk masyarakat, menjaga keadilan agraria, dan mewujudkan Kota Bandung yang tertib administrasi pertanahan.

Budi Haryanto SE Wapemred

Pos terkait