Ketua KNPI Bengkayang Serukan Jaga Kondusivitas di Tengah Dinamika Sosial dan Kabut Asap

Bengkayang,TribunTipikor.com-Kalbar,— Ketua KNPI Kabupaten Bengkayang, Albert Pandur Sae Pudaba, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, kedamaian, dan kondusivitas daerah di tengah dinamika sosial dan politik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Minggu 30/8/2026.

Albert mengatakan, penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi demonstrasi maupun kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Menurutnya, kontrol sosial tetap diperlukan agar pemerintah menjalankan kebijakan sesuai kepentingan masyarakat.

“Kita mendukung kawan-kawan kita yang ada di Jakarta maupun di provinsi. Namun kita di Bengkayang lebih memilih untuk menjaga kedamaian, keamanan dan kondusivitas,” ujar Albert.

Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), maupun insan pers memiliki peran penting dalam melakukan kontrol sosial dan politik.

“Kita perlu juga memberikan kontrol kepada pemerintah supaya mereka tidak semena-mena. Jadi adanya kontrol sosial dari kita sebagai masyarakat, ormas, OKP maupun wartawan itu sangat penting,” katanya.

Albert juga menyampaikan dukungan terhadap sejumlah program prioritas pemerintah pusat. Namun, ia berharap berbagai program tersebut dapat segera direalisasikan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di daerah.

Selain dinamika sosial dan politik, Albert turut menyoroti persoalan kebakaran lahan dan kabut asap yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Bengkayang.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menunda sementara aktivitas pembakaran lahan di tengah kondisi udara yang dinilai semakin memburuk.

“Kita juga mengajak teman-teman semua, ibu-ibu semua, untuk menjaga situasi daerah kita saat ini. Kalau ada saudara kita yang mau membakar lahan, sementara ini kalau bisa ditunda dulu,” ungkapnya.

Albert menyebut, kabut asap saat ini sudah cukup tebal dan bahkan dirasakan masuk ke dalam rumah warga.

“Kita lihat di media sosial banyak yang menyampaikan bahwa asap ini sudah masuk ke rumah. Ini sudah kategori tidak sehat,” jelasnya.

Ia menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut kesehatan masyarakat.

Terkait aktivitas pendidikan, Albert juga meminta agar kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) dipertimbangkan apabila kondisi kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat.

“Kalau memang kondisi udara masih tidak sehat, sebenarnya kalau bisa BDR dilanjutkan. Kita samakan dengan provinsi, karena ini menyangkut kesehatan anak-anak kita,” tuturnya.

Menurutnya, perlindungan terhadap anak-anak harus menjadi prioritas ketika kualitas udara belum memungkinkan untuk kegiatan pembelajaran secara normal.

Albert berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap masyarakat.

Albert mengajak pemerintah, aparat keamanan, ormas, OKP, insan pers, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Bengkayang agar tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, perjuangan dan penyampaian aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dari demokrasi. Namun, keamanan dan keselamatan masyarakat juga harus menjadi perhatian utama.

“Mari kita jaga daerah kita bersama. Perjuangan dan penyampaian aspirasi tetap penting, tetapi kedamaian, keamanan dan keselamatan masyarakat juga harus kita utamakan,” pungkas Albert Pandur Sae Pudaba.

Penulis : Rinto Andreas

Pos terkait