Jakarta, TribunTipikor Online _
Update Pukul 17.50 WIB
*Perihal: Perkembangan Situasi AUR Gabungan Elemen Mahasiswa dan Masyarakat Umum di Gerbang Utama Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat
Izin melaporkan,
Pada 27 Agustus 2026 Pukul 14.45 WIB, di depan Gerbang Utama Gedung DPR/MPR RI, Senayan Jakarta Pusat, dilaporkan Gabungan Elemen Mahasiswa dan Masyarakat Pj. Kurnia Fajar (UPI), Maria Vi Deviana & M. Ilham (Kampus UT), dengan jumlah massa kl. 1.235 orang, dilaporkan sebagai berikut:
1. Tuntutan:
Segera Sahkan RUU Perampasan Aset.
2. Elemen yang tergabung:
a. Afiliasi Kampus Tergabung :
- GMNI: ± 15 orang
- UT Bogor: ± 50 orang
- Universitas Pakuan
- Unpak: ± 15 orang
- UPI: ± 30 orang
- FMN: 10 orang
- ABC Unpak: 5 orang
- HMI: ± 15 orang
- Bemnus DKI Jakarta: ± 40 orang
- UBSI: ± 30 orang
- UNKRIS: 15 orang
- IBLAM: 2 orang
- UIN: 20 orang
- UNINDRA: ± 10 orang
- UPNVJ: 15 orang
- UPI Banten: 30 orang
- Univ Borobudur: 10 orang
- UNTARA : 20 orang
- HMI CAB. KAB. TANGERANG : 20 orang
- UNIPI : 3 orang
- BINUS : 7 orang
- UNJ : 30 orang
Total Mahasiswa: ± 385 orang
b. Afiliasi Kelompok Masyarakat, Komunitas & Organisasi :
- AGRA: ± 30 orang
- ARUN: ± 20 orang
- Horas Bangso Batak: ± 15 orang
- Warga Kebon Sayur: ± 20 orang
- Pengemudi Ojek Online: ± 80 orang
- Masyarakat Sipil: ± 40 orang
- Resistance: 5 orang
- Antifasis Jakarta: 2 orang
- Setapol: 5 orang
- Grassroot Movement: 5 orang
• 161 Crew: 3 orang - Perpusjal: 2 orang
- Paramedis Jalanan: 15 orang
- Gravity Antifa: 5 orang
- Medis Rakyat: 10 orang
- Humanity Care: 20 orang
- Papua: 4 orang
- Comrade: 2 orang
- Pemuda Blok M: 15 orang
- Arus Pelangi: 20 orang
- Marjinal: 10 orang
- FMR: 5 orang
- Simpatisan Masyarakat: 100 orang
- Aliansi Pelajar: 80 orang
- DPP Kamsri: 10 orang
- Lingkar Ganja Nusantara: 5 orang
- API : 25 orang
- FAM Indonesia : 15 Orang
Total : 543 Orang
c. Kelompok Pelajar :
- Pelajar SMK : 300 orang. Adapun dengan rincian sbb:
1) SMK 52 Jakarta
2) SMK 15 Jakarta
3) SMK 41 Jakarta
4) STM kebon jeruk
5) SMK 3 bekasi
6) SMK 1 Jakarta
Total Penggabungan: 1.235 Orang
3. Alat peraga:
a. Poster/Spanduk
b. Almamater
c. Bendera Merah Putih
4. Spanduk/Poster bertuliskan:
a. 3x gagal jadi presiden sekalinya jadi presiden gagal.
b. Jangan pernah punya rasa kasihan pada koruptor.
c. Rakyat dilindas, keadilan mati, rakyat merana.
d. Berhenti memanipulasi suara raksakata dibungkam, kebohongan di bangun. Tolak manipulasi Rakyat berhak kritis, lawan kebohongan.
e. Koruptor jancok.
f. Karuptor kakap harus ditembak mati! Tidak ada HAM untuk Koruptor.
g. AMKB – DPR dewan pengkhianat rakyat 2029 tidak usah dipilih lagi. Karanganyar ora spele!!
h. Sahkan perampasan aset. Hukum mati koruptor. Koruptor pengkhianat negara. Sedulur brenes hadir!
i. Urang rangkasbitung yeuh! Segera sahkan UU Perampasan Aset Koruptor dan Hukum mati koruptor!
j. Panjang umur perjuangan, jangan diam. Lawan!
k. Jangan pernah punya rasa kasihan pada koruptor.
l. Kita miskin karena mereka kaya.
m. Norman joesoef tukang impor alutsista rusak tak berguna.
n. Apakah ada sosialis? Bergabunglah bersama kami.
o. Kami adalah musuh yang nyata untuk para koruptor.
p. Bakar ganja dong. Masa bakar hutan!
q. Buka blokir, tapi penundahaan transaksi. Bukan mati lampu, tapi penundaan arus listrik. Bukan diculik tapi penundaan kebabasan. Soal istilah mereka memang ahlinya!
r. Perampasan aset sudah dilakukan oleh aparat dan justru yang dirampas adalah aset masyarakat.
t. Nurman Joesoef maling penghisap uang rakyat! Republikorp – barisan oposisi indonesia.
u. Pekerja perempuan dan muda bersatu kapitalisme!
v. Kami tidak meminta keistimewaan, kami tidak meminta keadilan.
5. Rangkaian kegiatan:
a. Pukul 15.15 WIB, Pihak Aparat keamanan berbaju sipil telah dilaksanakan sweeping dan pendorongan massa siswa sekolahan kembali ke Pertigaan KLHK arah Penjompongan. Serta dilaksanakan himbauan agar rombongan siswa sekolahan tidak kembali masuk dan mengikuti aksi di DPR.
b. Pukul 15.17 WIB, terdapat aksi pencopetan di depan gedung DPR.
c. Pukul 15.20 WIB orasi dari perwakilan Institut terpadu Nurul Fikri.
d. Pukul 15.41 WIB, 1 unit mobil box (DK.8592.HG) menerobos pintu masuk Gerbang Pancasila.
e. Pukul 15.15 WIB orasi dari mahasiswa UBSI.
f. Pukul 16.05-16.14 WIB, pembacaan Pernyataan Sikap Aliansi UT.
g. Pukul 16.16 WIB ditemukan beberapa coretan di dinding pagar, spanduk dan pmflet di Gedung DPR yaitu:
- Ejekan terhadap program MBG.
- Tulisan “VOX POPULI VOX DEI”.
- Ajakan pamfler bakar ganja.
- Pamflet ajakan bergabunh dengan organisasi sosialis.
- Pamflet ajakan gabung Front Muda Revolusioner.
h. Pukul 16.18 Mahasiswa UT meninggalkan area DPR.
i. Pukul 16.40 WIB, massa cair dari SMK berjumlah kl. 300 orang menuju depan gedung DPR RI dari pertigaan KLHK.
j. Pukul 16.50 WIB, telah di amankan satu massa A.N. Adilah yang menerobos pagar depan DPR/MPR.
h. Pukul 17.00 WIB masa berusaha merobohkan pintu gerbang DPR RI.
j. Pukul 17.15 WIB, telah diamankan 1 orang massa a.n Ridha Furqon Wahyu Ramdhani yang menerobos masuk pintu depan DPR/MPR.
k. Pukul 17.20 WIB, Watercannon disiapkan di area gerbang dalam DPR RI.
l. Pukul 17.41 WIB, polisi berhasil memadamkan api yang ada.
m. Pukul 17.48 WIB, Apkam melakukan pemadaman api yang berada diluar pagar.
6. Pernyataan Sikap Aliansi UT Menggugat:
a. DPR RI harus menerapka kebijakan menyatakan pendapat dan interpelasi dan menhentikan menyetujui kebijakan pemerintah tanpa sikap kritis.
b. Membuka hasil rapat evaluasi dan meminta pertanggungjawaban pejabat atas kebijakan yang berdampak pada rakyat.
c. Tegakan supremasi sipil hentikan militerisme. Kembalikan TNI pada fungsi pertahanan dan polisi pada keaman dan ketertiban.
d. Mengurabgi keterlibatan aparat keamanan pasa jabatan sipil yang tidak akuntabel.
e. Mengevalusi penepatan personel TNI dan Polisi pada jabatan sipil yang membuka dwifungsi ABRI dan mencegah penggunaan kekerasan dalam demonstrasi.
f. Melindungi kebebasan berpendapat dan berkumpul.
g. Melakukan reformasi peradilan militer.
Catatan:
- Terjadi penangkapan copet yang beraksi di depan Gerbang utama dan diamanankan ke dalam gerbang DPR RI oleh aparat Polri.
- 1 unit mobil box (DK 8592 HG) menerobos pintu masuk Gerbang Pancasila. Pengemudi a.n. Ahmad Fatoni membawa 1 buah golok & 1 box peralatan tukang.
- Telah diamankan dua massa a.n. Adilah dan Ridha Furqon yang menerobos pagar depan DPR/MPR.
Aksi masih berlangsung, perkembangan dilaporkan.
DUMP
(Redaksi)





