Dana BOS Dipertanyakan, SDN Pasirlaja Disorot: Sekolah Rusak, Toilet Tak Layak, Transparansi Dipertanyakan

https://tribuntipikor.com
Sukabumi – Kondisi SDN Pasirlaja, RT 04/RW 03, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegabuleud, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan tajam. Sekolah yang menampung sekitar 190 siswa dengan 10 guru honorer ini disebut menghadapi persoalan serius pada sarana dan prasarana.Bangunan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan sejumlah genteng disebut berjatuhan. Yang lebih memprihatinkan, fasilitas toilet sekolah juga dipersoalkan.

Jika benar kondisi tersebut berlangsung, bagaimana para siswa dan guru mendapatkan fasilitas sanitasi yang layak?Di tengah kondisi itu, muncul pertanyaan besar mengenai pengelolaan dan realisasi dana BOS. Anggaran pendidikan tentu harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, terutama ketika kebutuhan dasar sekolah masih dipertanyakan.Sorotan kini mengarah kepada Kepala SDN Pasirlaja, H. Samsul.

Namun perlu ditegaskan, pertanyaan mengenai penggunaan dana BOS bukan berarti membuktikan adanya penyalahgunaan atau dana masuk kantong pribadi. Hal tersebut harus dibuktikan melalui pemeriksaan dokumen, laporan pertanggungjawaban, dan audit pihak berwenang.Karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi dan instansi terkait didesak turun tangan melakukan pemeriksaan secara objektif.

Publik berhak mengetahui berapa dana BOS yang diterima, bagaimana penggunaannya, berapa yang dialokasikan untuk pemeliharaan, serta apakah seluruh realisasinya sesuai aturan.Jika administrasinya benar, buka dan jelaskan kepada publik. Jika ditemukan kejanggalan, jangan ditutup-tutupi—tindak sesuai ketentuan hukum.Sebab dana BOS bukan uang pribadi pejabat sekolah. Itu adalah anggaran untuk kepentingan pendidikan dan para siswa.

Sekolah rusak, toilet dipertanyakan, lalu ke mana anggaran pemeliharaan?Pertanyaan ini sekarang menunggu jawaban resmi dari pihak sekolah dan dinas terkait.

( rizal & Alif)

Pos terkait