Kepala PGRI Provinsi Jawa Barat Melaksanakan Tupoksinya dengan Baik dan Amanah

Kota Bandung Tribun Tipikor com PGRI sebagai organisasi profesi guru*
Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI adalah organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan guru. Kepala PGRI Provinsi Jawa Barat mengemban amanah besar untuk membina lebih dari 500 ribu guru di Jabar. Jabatan ini dijalankan sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar jabatan struktural.

Penguatan profesi dan kompetensi guru*
Tupoksi utama adalah meningkatkan profesionalisme guru. Kepala PGRI Jabar rutin menggelar pelatihan, seminar, dan workshop bersama Disdik Jabar. Mulai dari pembelajaran digital, kurikulum merdeka, sampai asesmen. Tujuannya agar guru Jabar siap menghadapi tantangan pendidikan abad 21.

Advokasi dan perlindungan guru*
Sebagai organisasi perjuangan, PGRI hadir membela hak dan martabat guru. Kepala PGRI Jabar aktif mengawal kasus hukum, kesejahteraan, dan sertifikasi guru. Koordinasi dengan Pemprov Jabar, DPRD, dan Kemendikdasmen dilakukan agar kebijakan berpihak pada guru dan tenaga kependidikan.

Penguatan organisasi sampai tingkat kabupaten/kota*
Amanah kepemimpinan dijalankan dengan memperkuat struktur PGRI dari provinsi sampai ranting sekolah. Rapat kerja, konsolidasi, dan pembinaan rutin dilakukan. Dengan organisasi yang solid, program PGRI bisa sampai ke guru di pelosok Cianjur, Garut, hingga Pangandaran.

Mitra strategis pemerintah dalam pendidikan*
Kepala PGRI Jabar memposisikan PGRI sebagai mitra kritis dan solutif bagi pemerintah. Setiap kebijakan pendidikan dari Gubernur Jabar dan Disdik Jabar dikaji dan dikawal implementasinya di lapangan. PGRI juga dilibatkan dalam perumusan kebijakan agar suara guru didengar.

Peningkatan kesejahteraan guru*
Isu kesejahteraan menjadi perhatian utama. PGRI Jabar mendorong percepatan pembayaran TPG, pengangkatan PPPK Guru, dan bantuan untuk guru honorer. Kepala PGRI Jabar juga memfasilitasi koperasi, bantuan hukum, dan program beasiswa bagi anggota yang membutuhkan.

Penguatan karakter dan kode etik guru*
Selain kompetensi, PGRI menekankan kode etik dan profesionalisme. Kepala PGRI Jabar menggencarkan gerakan “Guru Berkarakter” agar guru menjadi teladan. Kegiatan keagamaan, sosial, dan kemanusiaan juga rutin dilaksanakan sebagai wujud guru yang peduli masyarakat.

Pemanfaatan teknologi dan literasi digital*
Sesuai era digital, PGRI Jabar di bawah kepemimpinannya mendorong guru melek teknologi. Ada pelatihan pembuatan konten ajar, penggunaan AI untuk pembelajaran, dan platform berbagi praktik baik antar guru. Ini agar guru Jabar tidak tertinggal dan bisa berinovasi.

Keterlibatan dalam isu pendidikan nasional dan daerah*
Kepala PGRI Jabar aktif dalam rakernas PGRI pusat dan dialog kebijakan dengan Pemprov. Isu seperti guru penggerak, sekolah penggerak, hingga penanganan stunting melalui sekolah dikawal. PGRI Jabar ingin memastikan kebijakan nasional bisa diterapkan dengan baik di konteks Jawa Barat.

Komitmen amanah untuk kemajuan pendidikan Jabar*
Intinya, Kepala PGRI Provinsi Jawa Barat menjalankan tupoksi dengan prinsip amanah, transparan, dan melayani. Bagi beliau, memimpin PGRI artinya melayani guru. Dengan kerja nyata dan sinergi, diharapkan guru di Jawa Barat semakin sejahtera, profesional, dan menjadi pilar utama mencerdaskan anak bangsa.

Melalui kepemimpinan yang baik dan amanah, PGRI Jawa Barat terus menjadi rumah besar bagi guru untuk tumbuh, berjuang, dan berkarya demi pendidikan yang lebih baik.

Budi Haryanto SE Wapemred

Pos terkait