Ciamis 30 Juli 2026
tribuntipikor.com
Program revitalisasi sekolah menengah atas di Kabupaten Ciamis kembali menunjukkan hasil nyata. Di SMA Terpadu Cikanyere, Dusun Cigoong RT 01 RW 01, Desa Sirnabaya, Kecamatan Rajadesa, pembangunan ruang kelas baru dan Ruang administrasi Guru Sedang Berjalan dilaksanakan dengan standar kualitas yang seoptimal mungkin dapat memuaskan.
Proyek yang bersumber dari Bantuan Pemerintah APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp 1.087.657.000,- ini mencakup pembangunan 2 Ruang Kelas Baru dan 1 Ruang Administrasi Guru Dengan durasi pelaksanaan 120 hari kalender dimulai sejak 22 Juni 2026, pekerjaan fisik kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir.
Di balik keberhasilan Pekerjaan yang sedang berjalan tersebut, terdapat sosok pelaksana lapangan bernama Jeje yang menerapkan prinsip kerja profesional. Bagi Jeje, menyelesaikan proyek pemerintah bukan sekadar menggugurkan kewajiban kontrak, melainkan membangun aset pendidikan yang harus bertahan puluhan tahun dengan kualitas yang bisa diandalkan dan tidak mengecewakan semua pihak terutama Dinas dan Sekolah sebagai penerima manfaat.
“Kami bekerja dengan target zero defect (nol cacat). Setiap adukan beton, pemasangan keramik, hingga finishing cat kami kontrol ketat. Harapan saya, kualitas pekerjaan di SMA Terpadu Cikanyere ini bisa menjadi portofolio nyata bahwa kami mampu memegang amanah negara dengan integritas,” ujar Jeje saat ditemui di lokasi proyek ( 29/07/2026 )
Jeje menambahkan bahwa ketepatan waktu juga menjadi prioritas. Meskipun volume pekerjaan cukup besar, timnya berhasil menjaga progres agar sesuai timeline 120 hari tanpa mengorbankan mutu material.
Keberhasilan merevitalisasi SMA Terpadu Cikanyere menjadi modal sosial yang berharga. Dalam ekosistem pengadaan barang/jasa pemerintah, rekam jejak historis sering kali menjadi pertimbangan utama dalam seleksi penyedia jasa atau penunjukan langsung untuk paket-paket tertentu.
Kepala SMA Terpadu Cikanyere menyambut baik hasil pekerjaan ini. “Ruang kelas baru ini sangat kami butuhkan. Proses pengerjaannya tertib, pekerja sopan, dan hasilnya rapi. Kami berharap pihak pelaksana tetap konsisten jika dipercaya menangani proyek pendidikan lainnya di masa depan,” ungkapnya.
Bagi Jeje dan tim yang terdiri dari 18 orang personil yang membantunya bisa memberikan kepuasan bagi sekolah dan compliance terhadap spesifikasi teknis APBN adalah tiket terbaik untuk terus berkontribusi bagi pembangunan infrastruktur pendidikan di Ciamis. Dengan fondasi reputasi yang kuat di Rajadesa ini, harapan untuk mendapatkan kepercayaan proyek serupa di tahun anggaran berikutnya terbuka lebar, Pungkas Jeje kepada media tribuntipikor.com
Egi Jhont





