Kuningan – Tribun Tipikor.com
Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan masyarakat melalui program Posyandu Siklus Hidup, sebuah pendekatan pelayanan yang menjangkau seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, balita, anak sekolah, remaja, dewasa hingga lanjut usia (lansia).
Program tersebut merupakan implementasi transformasi layanan kesehatan primer yang diinisiasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan tujuan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, mudah diakses, serta berorientasi pada upaya promotif dan preventif.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Posyandu secara rutin sebagai langkah nyata menjaga kesehatan keluarga sejak dini.
“Posyandu kini bukan hanya tempat penimbangan balita, tetapi menjadi pusat layanan kesehatan bagi seluruh siklus kehidupan. Dengan pemeriksaan rutin, berbagai faktor risiko penyakit dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganannya menjadi lebih efektif,” ujarnya.
Melalui Posyandu Siklus Hidup, masyarakat memperoleh berbagai layanan, di antaranya penimbangan dan pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita, imunisasi, pemeriksaan kesehatan anak sekolah, edukasi kesehatan reproduksi remaja, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh bagi usia dewasa, hingga pemeriksaan kesehatan rutin dan konseling bagi lansia.
Selain pemeriksaan kesehatan, Posyandu juga menjadi wadah edukasi mengenai gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pencegahan penyakit tidak menular, kesehatan ibu dan anak, serta perencanaan keluarga.
Menurut dr. Edi Martono, perubahan konsep Posyandu menjadi layanan sepanjang siklus hidup merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih mandiri dalam menjaga kesehatannya.
“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kami mengajak seluruh masyarakat datang ke Posyandu setiap bulan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Layanan ini gratis, mudah dijangkau, dan memberikan manfaat besar bagi kualitas hidup keluarga,” katanya.
Program Posyandu Siklus Hidup diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini berbagai masalah kesehatan, mempercepat pencegahan penyakit, mengoptimalkan tumbuh kembang anak, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Kuningan yang sehat, mandiri, dan sejalan dengan visi Kuningan Melesat.
Dengan kolaborasi tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan optimistis Posyandu akan semakin menjadi garda terdepan dalam membangun budaya hidup sehat bagi seluruh warga tanpa memandang usia.
andri.hadiwiyono






