Kota Bandung Tribun Tipikor com Jabatan sebagai amanah, bukan sekadar pangkat
Camat Bojongloa Kidul memandang jabatannya sebagai amanah besar dari negara dan masyarakat. Bojongloa Kidul yang terdiri dari 4 kelurahan membutuhkan pemimpin yang hadir, mendengar, dan bekerja nyata. Karena itu setiap kebijakan selalu diukur: apakah bermanfaat langsung untuk warga.
Penguatan pelayanan publik yang berpihak pada rakyat*
Sebagai pemegang amanah, Camat memastikan pelayanan di kantor kecamatan dan kelurahan berjalan cepat, transparan, dan tanpa diskriminasi. Pengurusan KTP, KK, surat pengantar, dan layanan lainnya dipermudah. Staf dilatih melayani dengan hati agar masyarakat merasa dihargai.
Penggerak pembangunan untuk kesejahteraan warga*
Amanah itu dijalankan lewat pembangunan infrastruktur dasar. Jalan lingkungan, drainase, penerangan jalan, dan RPTRA terus dibenahi bersama kelurahan dan OPD terkait. Camat memastikan usulan Musrenbang dari RT/RW di Bojongloa Kidul diperjuangkan agar tepat sasaran.
Penjaga ketentraman dan kerukunan*
Camat Bojongloa Kidul berperan menjaga kondusivitas wilayah. Bersama Forkopimcam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, beliau rutin melakukan silaturahmi dan mediasi. Tujuannya agar Bojongloa Kidul tetap aman, damai, dan jauh dari konflik sosial.
Pengawal program pemerintah pusat, provinsi, dan kota*
Setiap instruksi dari Gubernur Jabar dan Walikota Bandung dijalankan dengan sungguh-sungguh. Program penanganan stunting, kemiskinan, Kang Pisman, dan pemberdayaan UMKM dikawal sampai ke tingkat RW. Amanah kepemimpinan berarti memastikan program sampai ke penerima manfaat.
Pemberdayaan masyarakat dan ekonomi kerakyatan*
Camat mendorong warga Bojongloa Kidul untuk mandiri secara ekonomi. Pelatihan keterampilan, fasilitasi koperasi, dan pendampingan UMKM dilakukan. Bank sampah dan kelompok tani urban juga dibina agar masyarakat punya penghasilan tambahan dan lingkungan tetap bersih.
Pembinaan dan pengawasan kelurahan*
Sebagai pucuk pimpinan kecamatan, Camat melakukan pembinaan kepada 4 lurah dan jajarannya. Administrasi, keuangan, dan pelayanan dievaluasi rutin. Tujuannya agar roda pemerintahan di kelurahan berjalan profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Penanganan masalah sosial secara humanis*
Dalam amanah ini, Camat hadir saat warga membutuhkan. Mulai dari verifikasi bansos, bantuan korban bencana, sampai pendampingan keluarga rentan. Pendekatan kekeluargaan dikedepankan agar bantuan tepat dan tidak melukai martabat masyarakat.
Keterbukaan dan komunikasi dua arah*
Camat Bojongloa Kidul membuka ruang dialog. Aspirasi warga ditampung lewat pertemuan, media sosial, dan kunjungan langsung. Kritik membangun diterima sebagai bahan perbaikan. Ini bentuk pertanggungjawaban amanah kepada masyarakat yang dipimpin.
Komitmen mengabdi sampai akhir masa tugas*
Bagi Camat Bojongloa Kidul, jabatan adalah titipan yang harus dipertanggungjawabkan. Kerja nyata, integritas, dan keberpihakan pada rakyat menjadi prinsip utama. Dengan semangat melayani, diharapkan Bojongloa Kidul semakin maju, sejahtera, dan menjadi kecamatan yang nyaman untuk ditinggali.
Singkatnya, menjadi Camat Bojongloa Kidul artinya mengemban amanah untuk melayani. Bukan untuk dilayani. Dan amanah itu diwujudkan melalui kerja nyata demi kepentingan masyarakat.
Budi Haryanto SE Wapemred





