Kuningan – Tribun Tipikor.com
SMP Negeri 7 Kuningan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan melibatkan 385 peserta didik baru, terdiri atas 192 siswa laki-laki dan 193 siswa perempuan, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah dalam membekali peserta didik agar mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar sekaligus membangun karakter sejak hari pertama masuk sekolah.
Ketua Pelaksana MPLS SMP Negeri 7 Kuningan, Andi Agus Kurniawan, S.Pd, mengatakan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial penyambutan siswa baru, tetapi merupakan bagian penting dari proses pendidikan untuk mengenalkan budaya sekolah, membentuk karakter, dan menumbuhkan semangat belajar.
“Tujuan utama MPLS adalah membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sehingga mereka merasa nyaman, aman, dan percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran. Kami ingin mereka memahami bahwa sekolah adalah tempat untuk belajar, berkembang, dan membangun karakter,” ujar Andi Agus Kurniawan.
Menurutnya, selama pelaksanaan MPLS para siswa diperkenalkan dengan lingkungan fisik sekolah, termasuk ruang belajar, sarana dan prasarana, serta berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan akademik maupun pengembangan diri.
Selain pengenalan lingkungan sekolah, peserta didik juga mendapatkan pembekalan mengenai tata tertib, budaya sekolah, nilai-nilai kedisiplinan, serta pendidikan karakter yang menekankan pentingnya kejujuran, tanggung jawab, sikap saling menghormati, dan semangat gotong royong.
Andi Agus K menambahkan, sekolah juga memperkenalkan berbagai kegiatan akademik dan nonakademik sebagai ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat sesuai kemampuan masing-masing.
“Kami berharap MPLS menjadi fondasi awal bagi terbentuknya peserta didik yang berprestasi, berkarakter, disiplin, serta mampu menjalin hubungan yang baik dengan guru maupun sesama siswa. Lingkungan sekolah yang kondusif akan mendukung terciptanya proses belajar yang berkualitas,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan MPLS yang edukatif, humanis, dan bebas dari praktik perundungan maupun kekerasan, SMP Negeri 7 Kuningan menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
andri hadiwiyono





