“Lintas Sektor”

Curhat Sehari Bersama Waka III DPRD Sumbawa, Mengurai Kebuntuan Aspirasi Rakyat

Sumbawa Besar NTB
tribun Tipikor . Com — Di tengah banyaknya persoalan daerah yang tak kunjung menemukan titik terang, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa membuka ruang dialog bersama masyarakat dalam agenda bertajuk “Curhat Sehari Bersama Waka III DPRD Sumbawa Zulfikar Demitriy SH.,M.H”.

Kegiatan yang berlangsung hangat di ruang Waka 3 namun penuh kritik itu menjadi ruang terbuka bagi masyarakat lintas sektor untuk menyampaikan keluhan, mulai dari persoalan infrastruktur, pelayanan publik, pertanian, peternakan, hingga dunia usaha kecil yang selama ini merasa kurang mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

Dalam forum tersebut, berbagai suara masyarakat muncul tanpa sekat. Sejumlah warga mengaku kecewa karena aspirasi yang disampaikan selama ini hanya berputar di meja birokrasi tanpa kepastian penyelesaian.

Bahkan, ada yang menilai komunikasi antarinstansi masih berjalan sendiri-sendiri sehingga banyak persoalan rakyat berakhir buntu.

Waka III DPRD Sumbawa menegaskan, persoalan daerah tidak bisa diselesaikan secara parsial.

Dibutuhkan keberanian membangun sinergi lintas sektor agar pemerintah tidak terjebak dalam pola kerja formalitas semata.

“Kalau semua berjalan sendiri, maka rakyat akan terus menjadi korban kebuntuan sistem.

DPRD hadir bukan hanya mendengar, tapi harus menjadi jembatan penyelesaian,” tegasnya di hadapan peserta dialog.
Sorotan tajam juga diarahkan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai lamban merespons persoalan masyarakat.

Beberapa peserta bahkan menyebut masih adanya ego sektoral yang menyebabkan program pemerintah tidak tepat sasaran.

Forum tersebut akhirnya menjadi ruang evaluasi bersama bahwa pelayanan publik tidak cukup hanya dengan rapat dan laporan administratif, tetapi membutuhkan keberanian turun langsung mendengar denyut persoalan masyarakat di lapangan.

Masyarakat berharap kegiatan seperti ini tidak sekadar menjadi seremoni pencitraan politik, melainkan benar-benar melahirkan langkah konkret untuk mengurai berbagai kebuntuan yang selama ini membelit rakyat kecil.

Pos terkait