Kota Bandung Tribun Tipikorcom kepala puskesmas babakan sari kec Kiara condong menjalankan tufoksi nya dengan baik ,Komitmen ini diwujudkan lewat tata kelola layanan yang mengacu pada Permenkes No. 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas dan standar akreditasi Kementerian Kesehatan.
Prinsip “masyarakat paling utama” diterapkan Kepala UPT dengan memastikan akses layanan mudah dan ramah. Puskesmas Babakan Sari buka sesuai jam operasional, ada layanan pendaftaran online, antrean elektronik, serta loket prioritas untuk lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Petugas di meja informasi dilatih komunikatif dan solutif.
Jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Babakan Sari menjalankan tupoksi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara seimbang. Dokter, perawat, bidan, ahli gizi, sanitarian, dan promkes turun langsung ke wilayah. Posyandu balita, Posbindu PTM, kelas ibu hamil, dan Posyandu Remaja dibina rutin setiap bulan di tiap RW.
Pelayanan di dalam gedung diperkuat dengan sistem yang berorientasi pasien. Poli Umum, Poli Gigi, KIA-KB, MTBS, Imunisasi, Laboratorium, dan Farmasi menerapkan standar waktu tunggu. Rekam medis elektronik digunakan agar riwayat pasien terintegrasi, mengurangi duplikasi pemeriksaan, dan mempercepat pengambilan keputusan klinis.
Kepala UPT menempatkan mutu dan keselamatan pasien sebagai prioritas. Tim Mutu Puskesmas aktif melakukan audit medis, survei kepuasan masyarakat, dan penanganan keluhan 1×24 jam. Kotak saran, WhatsApp pengaduan, dan forum konsultasi publik dibuka agar suara warga Kiaracondong didengar dan ditindaklanjuti.
Program Puskesmas Keliling dan kunjungan rumah digiatkan untuk menjangkau kelompok rentan. Pasien TBC, ODGJ, lansia dengan hipertensi, dan ibu hamil risiko tinggi didampingi kader serta bidan wilayah. Tujuannya memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari akses layanan kesehatan dasar.
Pencegahan penyakit menjadi fokus utama pelayanan. Puskesmas Babakan Sari rutin mengadakan imunisasi dasar lengkap, BIAS di sekolah, skrining PTM di kantor kelurahan, fogging fokus DBD, dan inspeksi rumah sehat bersama sanitarian. Edukasi PHBS dan Germas disampaikan lewat penyuluhan di majelis taklim, karang taruna, dan RW.
Kerja sama lintas sektor dibangun kuat oleh Kepala UPT. Kecamatan Kiaracondong, Kelurahan Babakan Sari, PKK, LPM, Karang Taruna, sekolah, dan klinik swasta dilibatkan dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Data stunting, cakupan imunisasi, dan kesehatan lingkungan dibahas bersama di Lokakarya Mini triwulanan.
Pelayanan kegawatdaruratan juga disiapkan sesuai kemampuan Puskesmas. UGD 24 jam siaga dengan dokter dan perawat terlatih BHD. Sistem rujukan ke RSUD Bandung Kiwari dan RS rujukan lain menggunakan PSC 119 dan SISRUTE terintegrasi agar pasien gawat darurat cepat tertangani di fasilitas yang tepat.
Dengan menempatkan pelayanan kesehatan masyarakat sebagai yang paling utama, Kepala UPT Puskesmas Babakan Sari Kiaracondong beserta jajaran tahun 2026 berhasil meningkatkan derajat kesehatan warga. Cakupan SPM bidang kesehatan naik, kepuasan masyarakat tinggi, dan kepercayaan publik terhadap Puskesmas terus menguat sebagai garda terdepan layanan primer.
Budi Haryanto SE Wapemred





