NGANJUK Jatim, tribuntipikor.com // Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Negri sebrang Hongkong yang berasal dari Dusun Kandek, Desa Waung, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, bernama Dwi Hariani telah menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Marsinah di Desa Nglundo Kecamatan Sukomoro, Nganjuk pada Kamis, 01 Mei 2026 pagi bertepatan pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day karena kebetulan dirinya sedang cuti kerja dan/atau pulang kampung.
Dengan menaburkan bunga, kedatangan TKW Dwi Hariani ke makam itu untuk mendoakan kepada sosok pejuang buruh yang dikenal memiliki jiwa amat besar dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
Dikatakan oleh Dwi Hariani, bahwa ziarah tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan kaum buruh, khususnya bagi para pekerja kecil yang selama ini telah memperjuangkan demi mendapatkan hak serta perlindungan kerja yang layak.
“Kebetulan saya sedang cuti kerja dan pulang kampung karena bertepatan dengan May Day, dan saya sengaja datang untuk ziarah, mendoakan kepada Mbak Marsinah,” ujar Dwi Hariani kepada awak media.
Selaku pekerja migran di Hongkong, dirinya mengaku memahami betapa beratnya perjuangan para buruh yang harus bekerja jauh dari keluarga hanya demi memenuhi tambahan kebutuhan hidup.
Ia merasakan sendiri bagaimana bekerja di negeri orang, bahwasanya perjuangan buruh itu tidak gampang, sebab itu saya sangat menghormati perjuangan mbak Marsinah yang telah memperjuangkan hak-hak para pekerja,” ucapnya.
Peringatan Hari Buruh Internasional seharusnya menurut dirinya tidak hanya sebuah seremoni tahunan, akan tetapi juga merupakan momentum untuk mengingat perjuangan para aktivis buruh yang telah berjuang mempertahankan keadilan bagi kaum pekerja khususnya.
Setelah menaburkan bunga di atas pusara Marsinah dan memanjatkan doa, Dwi Hariani berharap kesejahteraan dan perlindungan bagi buruh Indonesia termasuk pekerja migran di luar negeri, semoga semakin diperhatikan dan penuh perlindungan mengenai keamanan serta kenyamannannya. (Lmm/Tut)





