CIAMIS Tribun Tipikorcom Rencana konser musik karya warga binaan Lapas Kelas IIB Ciamis mendapat dukungan penuh dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn) Drs. Agus Andrianto.
Apresiasi tersebut muncul setelah kunjungan Pepeng Setia Band ke Lapas Ciamis pada Kamis, 30 April 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Pepeng Setia Band menyatakan kesiapan untuk terlibat langsung dalam konser maha karya warga binaan. Kegiatan ini pun mendapat perhatian luas karena dinilai menjadi bentuk pembinaan kreatif yang mampu membangun kepercayaan diri warga binaan melalui seni musik.
Melalui pesan WhatsApp kepada Ketua Umum Yayasan Bakti Anak Negeri, Agus Andrianto menyampaikan apresiasinya terhadap jajaran Lapas Kelas IIB Ciamis yang dinilai berhasil menjalankan program pembinaan secara inovatif.
Menurut Agus, kementerian selalu mendukung pemberdayaan warga binaan melalui kegiatan positif. Ia mencontohkan dukungan yang pernah diberikan kepada musisi Zul Zivilia agar tetap dapat mengembangkan bakat serta berbagi pengalaman kepada warga binaan lain.
“Yang membanggakan, Lapas Kelas IIB Ciamis mampu bekerja sesuai arahan kementerian. Sepengetahuan saya, tidak ada warga binaan dengan latar belakang musisi atau artis, namun mereka mampu menciptakan karya yang menarik perhatian musisi nasional. Ini sangat menginspirasi,” ujar Agus, Jum’at (1/5/2026).
Agus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung program pembinaan tersebut, termasuk masyarakat, Yayasan Bakti Anak Negeri, kepolisian, serta pemerintah daerah.
Ia menilai perubahan positif kini mulai terlihat di berbagai lapas dan rumah tahanan di Indonesia. Khusus untuk Lapas Kelas IIB Ciamis, Agus mengapresiasi keberhasilan dalam mengimplementasikan program 13 akselerasi kementerian di bidang pemasyarakatan.
Lebih lanjut, Agus menegaskan pihaknya akan mendukung penuh penyelenggaraan konser musik karya warga binaan tersebut. Ia juga meminta agar pihak Lapas Kelas IIB Ciamis maupun Kantor Wilayah Jawa Barat segera melaporkan rencana kegiatan kepada kementerian untuk mendapatkan dukungan resmi.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Bakti Anak Negeri, Dr. Haru Suandaru, M.Si., yang juga Ketua Fraksi DPRD Provinsi Jawa Barat, menyatakan program pembinaan di Lapas Ciamis telah memberikan dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat.
Menurutnya, stigma negatif terhadap narapidana mulai berubah melalui berbagai kegiatan pembinaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Dulu masyarakat memandang narapidana secara negatif, namun kini mereka dapat berbaur dan saling mendukung dalam kegiatan positif. Ini menjadi bukti pembinaan yang bermanfaat,” katanya.
Haru juga berencana mengunjungi Lapas Kelas IIB Ciamis dalam waktu dekat sebagai bentuk apresiasi terhadap program pembinaan kreatif tersebut.
Di sisi lain, KZ Musik Bandung sebagai label musik yang siap mendistribusikan karya warga binaan menyatakan komitmennya untuk membawa hasil karya tersebut ke pasar musik digital nasional.
Red





