Ajukan Audensi: LSM PIPRB Bojonegoro Siap Beberkan Hasil Lab Core Drill Jalan Rigid Beton di Hadapan Bupati

Manan: Hasil uji laboratorium dari ITS Surabaya sudah kita bawa dan sudah kita analisa.

Bojonegoro Jatim, tribuntipikor.com // Lembaga Swadaya Masyarakat Perkumpulan Independen Peduli Rakyat Bojonegoro (LSM PIPRB) Wilayah Kabupaten Bojonegoro menyatakan kesiapannya untuk membuka hasil uji laboratorium terkait proyek pembangunan jalan rigid beton di Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru. Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Hasil uji petik core drill yang dilakukan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tersebut rencananya akan dipaparkan langsung dalam forum audiensi bersama Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, beserta jajaran instansi terkait.

Ketua LSM PIPRB Bojonegoro, Manan, mengungkapkan bahwa seluruh berkas hasil pengujian fisik sampel beton dari proyek yang didanai melalui Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) APBD  Tahun 2025 Kabupaten Bojonegoro tersebut sudah berada di tangan pihaknya dan telah selesai dianalisa oleh tim ahli.

“Hasil uji laboratorium dari ITS Surabaya sudah kita bawa dan sudah kita analisa. Dokumen ini menjadi dasar kuat kami untuk melihat kesesuaian spesifikasi proyek di lapangan,” ujar Manan saat memberikan keterangannya kepada awak media.

Langkah transparansi ini diambil sebagai bentuk fungsi kontrol masyarakat terhadap realisasi anggaran daerah agar infrastruktur yang dihasilkan memiliki kualitas yang layak dan tahan lama bagi warga desa setempat oada khususnya.

Manan menambahkan, pihaknya tidak akan menunda-nunda hasil temuan ini dan segera melayangkan surat resmi ke pihak eksekutif agar ruang komunikasi dan klarifikasi bisa segera terbuka.

“Insya Allah pada hari Senin besok (red) kita akan mengirimkan surat permohonan audiensi dengan Bupati dan instansi terkait,” tegas Manan.

Demi menjaga marwah pembangunan Kabupaten Bojonegoro yang bersih dan akuntabel, pihak LSM PIPRB berharap audiensi ini pada nantinya dapat melahirkan solusi konkret dan evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek infrastruktur di tingkat desa. Ungkapnys. (Kingsoli/Tim)

Pos terkait