Kepala Desa R. Rien Parah Diana Wujudkan Asa Warga, Jembatan Perintis Garuda Mulai Dibangun di Desa Ciwaru

Kuningan|Tribun Tipikor.com

Kepemimpinan di tingkat desa kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak perubahan. Di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, langkah konkret itu kini terlihat dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda, yang selama ini menjadi harapan besar masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa R. Rien Parah Diana, upaya panjang menghadirkan akses penghubung yang layak akhirnya memasuki tahap realisasi. Prosesi peletakan batu pertama menjadi momentum penting yang menandai dimulainya pembangunan infrastruktur vital tersebut.

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kuningan, jajaran TNI dan Polri, instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga yang menyambut penuh antusias.
R. Rien Parah Diana dinilai berhasil mengawal aspirasi masyarakat hingga mendapat perhatian dalam program pembangunan nasional.

Jembatan ini bukan hanya sekadar proyek fisik, melainkan jawaban atas kebutuhan mendasar warga yang selama ini harus menghadapi keterbatasan akses.

Camat Ciwaru, Rusmiadi, menyampaikan bahwa keberadaan jembatan tersebut akan membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat. Selama ini, warga harus melalui jalur alternatif yang jauh dan cukup berisiko, terutama ketika terjadi longsor di kawasan Ciseureuh.

“Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat akan lebih lancar, aman, dan efisien. Ini akan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan sosial warga,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan, Letkol Arh. Hafda Prima Agung, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas wilayah.

“Kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kuningan, termasuk Desa Ciwaru, menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat di daerah menjadi perhatian serius pemerintah,” ungkapnya.

Jenis jembatan gantung dipilih sebagai solusi yang paling sesuai dengan kondisi geografis wilayah yang berbukit, sehingga mampu menjamin efektivitas sekaligus keberlanjutan fungsi infrastruktur tersebut.

Mewakili Bupati Kuningan, Agus Basuki mengapresiasi peran aktif pemerintah desa dalam mengawal pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menilai sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama terwujudnya program ini.

“Peran Kepala Desa sangat strategis dalam menjembatani aspirasi warga hingga terealisasi. Ini bukti bahwa pembangunan yang dimulai dari desa dapat menghadirkan perubahan nyata,” ujarnya.

Lebih jauh, pembangunan jembatan ini diyakini akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi desa. Akses yang lebih terbuka akan mempercepat distribusi hasil pertanian, memudahkan anak-anak menuju sekolah, serta memperluas jangkauan layanan kesehatan.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Desa Ciwaru tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meneguhkan arah baru menuju desa yang lebih terhubung, produktif, dan sejahtera.

| andri hdw |

Pos terkait