Lampung Selatan- tribuntiikor.com
Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan memastikan ketersediaan pangan di wilayahnya dalam kondisi sangat aman menjelang periode Lebaran 2026. Tercatat, cadangan beras di gudang Bulog saat ini menembus angka 33.000 ton.
Kepala Perum Bulog Cabang Lampung Selatan, Fedrial Farhan, mengungkapkan bahwa melimpahnya stok tersebut merupakan hasil dari optimalisasi penyerapan gabah petani lokal yang telah dilakukan secara konsisten sejak ampungwal tahun.
“Kami telah melakukan serapan gabah di tingkat petani dari awal Januari sampai hari ini, atau ekuivalen beras sekitar 100 ton,” ujar Fedrial pada Selasa (17/3/2026).
Selain memastikan stok fisik tersedia, Bulog juga fokus pada program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menekan angka inflasi di tingkat konsumen. Fedrial menjelaskan bahwa penyaluran beras SPHP dilakukan secara rutin setiap hari untuk menjaga keseimbangan pasar.
“Rata-rata kita bisa menyalurkan 100 sampai 150 ton per hari untuk beras SPHP. Jadi untuk stok beras di gudang Bulog sangat aman, masyarakat jangan sampai ada kekhawatiran,” tegasnya.
Langkah ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah guna memastikan stabilitas harga pangan di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Selatan tetap terkendali, terutama saat permintaan meningkat menjelang hari raya.
Tidak hanya komoditas beras, Bulog Lampung Selatan juga memperkuat ketahanan pangan melalui penyediaan minyak goreng. Sejak Januari 2026, Bulog telah menggelontorkan minyak goreng dalam jumlah besar ke masyarakat.
Meski penyaluran dilakukan secara masif, Fedrial memastikan bahwa sisa stok yang ada di gudang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga dalam waktu dekat.
“Minyak goreng yang ada di Bulog saat ini masih tersedia dari total ton yang telah kita gelontorkan sejak Januari,” pungkas Fedrial.(Wal)





