Sumbawa Besar NTB
tribuntipikor . Com –
Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa Sahruddin Sadi LB akhirnya angkat bicara terkait polemik proyek jalan long segment Lenangguar–Lunyuk yang sempat menuai sorotan publik karena mandeknya pekerjaan di lapangan.
Kepada media tribun Tipikor . Com,kamis 12/03/26 ,Ia menegaskan bahwa desakan dan seruan yang sebelumnya disampaikan Bupati Sumbawa kepada Pemerintah Provinsi NTB kini mulai menunjukkan hasil nyata.
Hal tersebut dibuktikan dengan mulai adanya pergerakan aktivitas di lokasi proyek sebagai tanda dilanjutkannya kembali pekerjaan perbaikan jalan yang menjadi urat nadi transportasi masyarakat di wilayah selatan Sumbawa tersebut.” Paparnya
Menurutnya, langkah percepatan yang mulai terlihat di lapangan patut diapresiasi, karena jalan tersebut sangat vital bagi aktivitas ekonomi, distribusi barang, hingga mobilitas masyarakat antara Kecamatan Lenangguar dan Lunyuk.
“Alhamdulillah, apa yang menjadi desakan dan perhatian Bupati Sumbawa kepada Pemprov NTB akhirnya mulai membuahkan hasil.” Jelas Sandi
Di lapangan sudah terlihat pergerakan menuju perbaikan kembali jalan Lenangguar–Lunyuk,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah merespons keluhan masyarakat.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan kepada:
Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa yang terus menyuarakan aspirasi masyarakat.
Pemerintah Provinsi NTB yang akhirnya mengambil langkah untuk melanjutkan pekerjaan.
Perusahaan atau kontraktor pelaksana yang kini kembali melanjutkan perbaikan ruas jalan tersebut.
Ketua Pemuda Pancasila berharap proses pengerjaan kali ini dapat berjalan maksimal, tepat waktu, dan berkualitas, sehingga masyarakat tidak lagi menghadapi persoalan jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan utama.
“Harapan kami pekerjaan ini benar-benar diselesaikan dengan baik. Jalan ini sangat penting bagi masyarakat, jangan sampai kembali mangkrak,” Harapnya.
Perbaikan ruas Lenangguar–Lunyuk sendiri selama ini menjadi perhatian luas publik setelah kondisi jalan rusak parah dan sempat memicu kritik keras dari berbagai elemen masyarakat.
Kini, dengan dimulainya kembali aktivitas pekerjaan di lapangan, masyarakat berharap proyek tersebut benar-benar tuntas dan dapat dinikmati manfaatnya.” Tegas sandi
( Irwanto )





