Sumbawa Besar NTB
tribun Tipikor . Com —
Suasana penuh semangat perjuangan mewarnai momentum 17 Ramadhan 1447 Hijriah, ketika Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat (PGR), Edy Sofiyan Gole, secara resmi meluncurkan Mars “Lescaya” sebagai simbol semangat baru bagi gerakan politik kerakyatan.
Peluncuran Mars Lescaya bukan sekadar seremoni musik organisasi , Lagu perjuangan ini diproyeksikan menjadi pemantik militansi kader, pengikat solidaritas, sekaligus identitas ideologis bagi Partai Gerakan Rakyat dalam menggerakkan basis rakyat hingga ke akar rumput.” Jelas Edy Gole kepada awak media tribun Tipikor.Com ,17/03/26
Dalam momentum sakral bulan suci Ramadhan, Edy Sofiyan Gole menegaskan bahwa lahirnya Mars Lescaya merupakan penanda kebangkitan semangat kolektif perjuangan rakyat, sekaligus seruan moral agar politik tidak lagi sekadar perebutan kekuasaan, tetapi menjadi alat perjuangan untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
“Mars Lescaya ini bukan hanya lagu. Ini adalah ruh perjuangan, pengingat bahwa Gerakan Rakyat hadir untuk mengawal aspirasi rakyat kecil,” tegasnya di hadapan kader dan simpatisan yang hadir.
Peluncuran mars tersebut juga dimaknai sebagai konsolidasi ideologi dan penguatan identitas partai, di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompetitif.” Ungkapnya
Lagu ini diharapkan mampu membakar semangat kader untuk tetap setia pada garis perjuangan rakyat dan konstitusi.
Momentum 17 Ramadhan, yang dikenal sebagai hari bersejarah dalam Islam karena peristiwa Nuzulul Qur’an, dipilih sebagai simbol bahwa perjuangan politik harus berlandaskan nilai moral, kejujuran, dan keberpihakan kepada rakyat.”Urainya.
Dengan diluncurkannya Mars Lescaya, Partai Gerakan Rakyat ingin menegaskan bahwa gerakan politik yang mereka bangun bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan nurani yang lahir dari rakyat, bergerak bersama rakyat, dan berjuang untuk rakyat .
( Irwanto )





