Langkanya BBM dan SPBU Banyak Tutup di Selayar, Muncul Dugaan Praktik “Mafia BBM”

Selayar.Tribuntipikor.com.Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disertai dengan lebih seringnya sejumlah SPBU tutup di Kabupaten Kepulauan Selayar memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Kondisi ini terjadi menjelang Ramadan, saat kebutuhan bahan bakar cenderung meningkat.

Warga menilai situasi tersebut bukan sekadar persoalan distribusi biasa. Dugaan adanya praktik “mafia BBM” pun mulai mencuat dalam perbincangan masyarakat. Isu yang berkembang menyebut adanya lingkaran permainan distribusi yang diduga melibatkan oknum tertentu.

Sejumlah warga mempertanyakan mengapa kelangkaan terjadi hampir bersamaan dengan seringnya SPBU tidak beroperasi. Mereka menilai kondisi ini tidak wajar dan membutuhkan penjelasan terbuka dari pihak terkait.

“Kenapa SPBU lebih banyak tutup dan BBM tiba-tiba langka? Ada apa sebenarnya?” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Spekulasi pun berkembang lebih jauh. Muncul pertanyaan di ruang publik, apakah aparat penegak hukum dan pejabat terkait mengetahui persoalan ini, atau bahkan turut terlibat? Hingga kini, tudingan tersebut masih sebatas dugaan yang beredar di masyarakat dan belum disertai bukti resmi.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pengelola SPBU maupun dari pihak PT Pertamina (Persero) terkait penyebab pasti kelangkaan serta operasional SPBU yang disebut lebih sering tutup.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun melakukan penyelidikan guna memastikan tidak ada praktik penimbunan atau penyimpangan distribusi BBM. Transparansi dan pengawasan dinilai penting agar isu yang berkembang tidak semakin liar serta untuk menjamin ketersediaan BBM tetap aman bagi warga Selayar, khususnya menjelang Ramadan.(Tim/TT )

Pos terkait